Sueger Camp 2018 di Taman Botani Sukorambi Jember


Sueger Camp 2018 di Taman Botani Sukorambi Jember - Perkawanan di mana pun sebaiknya seperti bunga, meninggalkan wangi. Mengingat wanginya saja. Di antara keindahan dan keramahan Taman Botani Sukorambi para peserta Sueger Camp 2018 mengukir tawa, melepas kangen, membuat cerita baru. Cerita yang akan kami abadikan dalam tulisan kami.

Sueger Camp 2018 di Taman Botani Sukorambi Jember
Sueger Camp 2018 di Taman Botani Sukorambi Jember

Menjelajahi Taman Botani Sukorambi yang luasnya 12 hektar ini seperti tak ada habisnya. Setelah Kebun Edukasi Hidroponik, Bunny and Friends Village, dan Kafe Tebing, kami pun sampai ke Taman Payung dan Anggrek.

Sueger Camp 2018 di Taman Botani Sukorambi Jember - Perkawanan di mana pun sebaiknya seperti bunga, meninggalkan wangi. Mengingat wangin...

Menjelajahi Taman Botani Sukorambi Jember


Menjelajahi Taman Botani Sukorambi Jember - Tahun 2018 ini bisa saya bilang tahun yang paling jarang saya berkumpul bersama teman-teman bloger. Karena tahun ini saya bertekad untuk menyelesaikan novel Babad Kopi Parahiyangan yang prosesnya telah berjalan tahun kelima. Tiap proses yang intens selalu menuntut pengorbanan, jadi saya memutuskan untuk mengurangi aktivitas ngeblog saya demi menyelesaikan novel. Alhamdulillah akhir bulan Juli selesai sudah novel tersebut.

Menjelajahi Taman Botani Sukorambi Jember
Menjelajahi Taman Botani Sukorambi Jember

Energi yang saya habiskan untuk menulis novel dengan saksama sejak awal tahun begitu besar sampai rasanya saya sangat kelelahan. Saya pikir, saya butuh refreshing dan berkumpul bersama teman-teman narablog. Ketika ada pembukaan pendaftaran Sueger Camp 2018 tanpa pikir panjang, saya mendaftar. Alhamdulillah saya terpilih.

Menjelajahi Taman Botani Sukorambi Jember  - Tahun 2018 ini bisa saya bilang tahun yang paling jarang saya berkumpul bersama teman-teman ...

Pertanyaan-pertanyaan Seputar Sastra yang Menggelisahkan

Talkshow Pekan Sastra Komhuk UNPAS HMI dengan tema 'Mengarungi Samudera Sastra di Era Milenial'
Talkshow Pekan Sastra Komhuk UNPAS HMI dengan tema 'Mengarungi Samudera Sastra di Era Milenial'

Dinamika pemikiran anak muda umumnya pada zaman sekarang selalu menarik perhatian saya. Entah itu yang masih duduk di bangku SMA ataupun yang tengah bergelut dengan dunia mahasiswa. Maka ketika seorang mahasiswa dari Komhuk UNPAS bernama Rama menghubungi saya untuk menjadi pembicara di acara talkshow pekan sastra yang diadakan oleh Himpunan Mahassiswa Islam (HMI) saya langsung tertarik apalagi tema yang diusung adalah mengarungi samudera sastra di era milenial.

Talkshow Pekan Sastra Komhuk UNPAS HMI dengan tema 'Mengarungi Samudera Sastra di Era Milenial' Dinamika pemikiran anak muda ...

Mengarungi Samudera Milenial Dengan Sastra


Fungsi sastra adalah untuk melembutkan hati. -Ahmad Tohari-

Mengarungi samudera sastra di era milenial. Ketika tema itu disodorkan pada saya ada dua pertanyaan yang membesit: mengapa samudera sastra? Sastra seolah menjelma lautan lepas tak bertepi. Sedang bagi saya sendiri, sastra menjelma perahu, kendaraan menjelajahi lautan kehidupan dan banjir informasi. Lalu pertanyaan lain adalah apa fungsi sastra di era milenial?

Mengarungi Samudera Milenial Dengan Sastra
Mengarungi Samudera Milenial dengan Sastra 

Fungsi sastra adalah untuk melembutkan hati.   -Ahmad Tohari- Mengarungi samudera sastra di era milenial. Ketika tema itu disodorkan ...

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember


Tembakau, emas hijau yang mengesankan sejak budidaya perkebunan lalu diangkut ke gudang pengeringan sehingga berwarna cokelat berkilau sampai gudang pengolahan membuatnya mengeluarkan pesonanya yang lain: aroma. Yang tersisa adalah cita rasa. Bagaimana proses tembakau sehingga rasanya mengemuka? Inilah catatan ketiga saya tentang jelajah tembakau, petualangan di pabrik cerutu BIN CIGAR, Jember.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember

Dari Jenggawah, kami berpindah tempat ke pabrik pembuatan cerutu BIN CIGAR atau Boss Image Nusantara di Jl. Brawijaya No.3, Krajan, Jubung, Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Boss Image Nusantara

Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR 
Kami disambut Pak Imam yang ramah dan mudah tertawa. Beliau adalah manajer BIN CIGAR yang mempersilakan kami masuk ke dalam ruangan dengan meja bundar dan layar TV besar. Di sebuah sudut terdapat display cerutu beraneka ragam. Boslucks, Havana Collections, Don Agusto, Cigar, Monlicht, El Nino, C99, Merubetiri, Robusto, Corona, Sumatera, dan Half Corona berjejer rapi di meja. Sederet nama tersebut merek-merek yang asing bagi saya. Ya, memang saya tidak akrab dengan cerutu. Namun ada sebuah buku yang mencuri hati saya berjudul Tobacco Man. Ingin rasanya saya sambar saja buku itu namun saya berhasil mengurungkan niat.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Produk BIN CIGAR

Pak Imam mengajak kami bergeser sedikit ke depan yang merupakan ruangan produksi cerutu. Lagi-lagi saya menyaksikan para perempuan bekerja. Perempuan-perempuan tangguh tersebut mengingatkan saya pada salah satu novel tentang kretek.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Produk BIN CIGAR

Filling dan Binding – Proses Pengisian Cerutu dan Mengikatnya
Ruangan yang tidak terlalu besar itu terbagi menjadi dua, tempat binding dan wrapping. Para ibu bekerja sembari duduk di kursi menghadap meja yang penuh daun tembakau kering.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses filling cerutu

Binding, sepemahanan saya adalah proses pengisian cerutu kemudian mengikatnya. Jadi cerutu itu dibagi tiga bagian yaitu filler, binder, dan wrapper. Filler merupakan isi cerutu, sementara binder adalah pengikatnya. Seorang ibu meraih beberapa daun tembakau yang telah dipotong dua. Lembar-lembar itu disusun sedemikian rupa. Selembar potongan ditaruh di atas talenan, dirapihkan sebentar. Lembar-lembar daun tadi ditaruh di ujung daun pengikat kemudian digulung perlahan. Telaten ia menggunting ujung cerutu setengah jadi itu hingga ukuran tertentu menggunakan penggaris kayu. Salah satu ujungnya dilem berbahan dasar tepung roti dicampur air. Menurut Pak Imam, cerutu ini tanpa bahan pengawet dan alami seluruhnya.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses binding cerutu

Wrapping – Membukus Cerutu
Daun tembakau yang sudah berbentuk cerutu dioper ke bagian wrapping untuk proses pembungkusan. Pak Imam menawari siapa saja untuk mencoba wrapping. Saya dengan senang hati mengajukan diri.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses wrapping cerutu

Begini caranya membungkus cerutu. Pertama, melekatkan daun di atas talenan kayu. Daun tembakau yang agak basah itu diratakan dengan jari, seperti mengelus. Kedua, dengan gilingan kecil daun tembakau ditekan urat-uratnya agar tidak menonjol. Ketiga, potong sekeliling tepinya menggunakan pisau bulat. Saking tajamnya tidak perlu memberi tekanan pada pisau juga agar tidak robek. Keempat, gulung cerutu setengah jadi dengan daun pembungkus. Sisa daun dipelintir kemudian digunting. Terakhir, tempel ujung cerutu dengan potongan daun dan ratakan dengan jari. Membuat cerutu itu mesti pakai hati, kelembutan, dan ketelitian agar terbentuk cita rasa.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses drying cerutu

Bahan baku cerutu bagian filler, binder, dan wrapper ternyata berbeda-beda. Tergantung tumbuhnya daun di atas, bawah, atau tengah. Kombinasi bagian daun tersebutlah yang menciptakan rasa dan aroma pada cerutu apakah berat atau ringan. Sayangnya saya tidak sempat bertanya lebih jauh mengenai itu.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses drying cerutu

Tibalah saatnya cerutu-cerutu itu masuk ke tempat drying, semacam oven besar. Ketika saya membuka alat tersebut, nampaklah barisan cerutu mirip sosis berwarna keemasan. Setelah itu masuk ke bagian quality control untuk mengecek kualitas dan kepadatannya. Tangan-tangan profesional yang mampu membedakan mana cerutu baik dan kurang hanya dengan menyentuhnya. Hebat!

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses quality control cerutu

Pemasangan Merek dan Pengemasan
Bagian terakhir dari produksi cerutu adalah pemasangan merek dan pengemasan. Cerutu-cerutu dipotong lagi sesuai ukuran standar lalu dipasangi label secara manual. Bekas potongan cerutu tidak dibuang melainkan diproses lagi. Cerutu berlabel keemasan masuk ke kotak-kotak kayu tergantung ukurannya.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Proses pemasangan merek dan pengemasan cerutu

Kemasannya elegan dan ekslusif sehingga tak heran kalau harga satuan cerutu itu Rp50.000,- bahkan lebih. Ada satu produk paling lux yang mana pemesannya dapat menyantumkan nama dibandrol 4,5jt rupiah! Satu paket berisi 10 cerutu besar dan 10 cerutu sedang dengan korek khusus. Istimewanya lagi pemotong ujung cerutu.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Cerutu BIN CIGAR paling ekslusif seharga 4,5jt rupiah

“Nyerutu itu penuh gaya dan estetika,” seloroh Pak Imam kepada saya dan peserta Sueger Camp 2018 diakhiri tawa khas beliau yang renyah.

Jelajah Tembakau 3: Pabrik Pembuatan Cerutu BIN CIGAR Jember
Pak Imam sedang menghisap cerutu

Kang Geri, sahabat saya, mencoba menghisap cerutu. Pak Imam cekatan membimbing. Ujung cerutu yang bulat dipotong sedikit dari sanalah konsumen menghisap cerutu. Tangan Kang Geri membakar ujung lain cerutu menggunakan korek yang bentuknya mirip alat pembakar untuk membuat Creme Brulee, bedanya ini berwarna silver dan emas. Cantik sekali.

Nyerutu tidak sama dengan merokok. Pada rokok, asap dihisap dalam memasuki rongga dada atau lewat hidung, sedang nyerutu hanya dikumur di mulut. Cerutu rasanya lebih pekat dan kuat. Makanya jarang ada orang yang menghabiskan cerutu dalam sekali waktu. Cerutu memang awet buat disimpan. Konon semakin lama diperam semakin enak rasanya.  
Cerutu BIN CIGAR ini kualitasnya sekelas cerutu Kuba dan sudah mendunia. Konsumennya tidak hanya berasal dari pasar lokal juga pasar mancanegara seperti Malaysia, Jepang, Jerman, Turki, Slovakia, dan Siprus.

Penasaran dan ingin melihat sendiri proses pembuatan cerutu? Kamu bisa langsung datang ke BIN CIGAR karena pabrik ini membuka wisata edukasi cerutu satu-satunya di dunia. Bahkan Kuba sekalipun tidak pernah memperlihatkan proses pembuatan cerutu kepada konsumennya! 


Saat ini di samping laptop saya buku Tobacco Man menjadi teman menulis jelajah tembakau di Jember. Ya, akhirnya buku ini berjodoh dengan saya dengan cara yang paling masuk akal yaitu hadiah dari Blogger Jember dan BIN CIGAR. Entah mengapa, buku itu seolah menguarkan paduan aroma unik antara teh, bunga, cengkih, dan tembakau kering. Aroma yang akan selalu mengingatkan saya pada perjalanan menakjubkan menyusuri jejak emas hijau.

Tembakau, emas hijau yang mengesankan sejak budidaya perkebunan lalu diangkut ke gudang pengeringan sehingga berwarna cokelat berkilau s...

Jelajah Tembakau 2: Gudang Pengeringan dan Gudang Pengolahan Tembakau Jember

Jelajah Tembakau 2: Gudang Pengeringan dan Gudang Pengolahan Tembakau Jember
Di antara daun-daun tembakau


Segala sesuatu yang bernilai di dunia ini selalu diidentikan dengan emas. Tak heran kalau kopi mendapat julukan emas hitam dan tembakau disebut emas hijau. Saya baru benar-benar menyadari kebernilaian tembakau sebab perjalanan ke Jember, September lalu. Sebelumnya saya telah bercerita tentang budidaya perkebunan tembakau Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara di Ajung, Kabupaten Jember. Jelajah tembakau berlanjut dari gudang pengeringan ke gudang pengolahan, dan terakhir pabrik pembuatan cerutu BIN CIGAR.

Di antara daun-daun tembakau Segala sesuatu yang bernilai di dunia ini selalu diidentikan dengan emas. Tak heran kalau kopi mendapa...

5 Tips Belajar Bermain Gitar untuk Pemula


5 Tips Belajar Bermain Gitar untuk Pemula
5 Tips Belajar Bermain Gitar untuk Pemula

Hobi dan koleksi adalah dua topik yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Banyak sekali jenis hobi mulai dari hobi olahraga, musik, film, dan lain sebagainya. Setiap orang pasti memiliki ketertarikan dan hobi masing-masing yang tidak bisa dipaksakan oleh siapa pun juga karena murni muncul dari diri sendiri.

5 Tips Belajar Bermain Gitar untuk Pemula Hobi dan koleksi  adalah dua topik yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Banyak seka...

Paxel Jasa Ekspedisi Sameday Delivery, Bikin Paketmu Selamat Harga Hemat!


Paxel Jasa Ekspedisi Sameday Delivery, Bikin Paketmu Selamat Harga Hemat! - Sejak tahun 2014, saya dan Eva membuat program Membaca Nusantara. Program sederhana dari komunitas Twins Universe yang kami bentuk di ranah literasi. Begini programnya: kami membagikan buku-buku fiksi dan nonfiksi pada perpustakaan umum di seluruh Indonesia. Kami bekerja sama dengan beberapa penerbitan dan seringkali kami membeli buku dengan kocek sendiri.

Paxel Jasa Ekspedisi Sameday Delivery, Bikin Paketmu Selamat Harga Hemat!
Paxel Jasa Ekspedisi Sameday Delivery, Bikin Paketmu Selamat Harga Hemat! 

Persoalan penyediaan buku bukanlah hal terberat melainkan mengirimkan paket yang bisa sekardus dengan berat lumayan itu peernya. Meskipun permintaan buku banyaknya untuk anak-anak sementara ketersediaan lebih condong ke buku remaja dan dewasa. Karena proposal yang masuk dari seluruh Nusantara, tak jarang saya dan Eva kekurangan biaya untuk pengiriman paket. Alhasil perpustakaan-perpustakaan sering kali mesti menunggu beberapa waktu sampai saya dan Eva punya biaya. Dari sini kami semakin menyadari bahwa minat baca di Indonesia nggak kecil seperti yang digadang-gadang selama ini. Distribusi buku bacaan dan ketersediaan buku sesuai umurlah kuncinya.

Paxel Jasa Ekspedisi Sameday Delivery , Bikin Paketmu Selamat Harga Hemat! - Sejak tahun 2014, saya dan Eva membuat program Membaca Nusan...

Film 3 Dara 2: Male Chauvinist Vs Kesetaraan Gender


Kesuksesan sebuah film bisa sangat menggoda bagi para kreatornya untuk membuat sekuel film tersebut. Beban film sekuel sendiri lebih berat dari pada film lepas biasa, setidaknya menurut saya. Begitu juga dengan 3 Dara (2015) yang diproduksi MNC Picture yang pada bulan Oktober 2018 kembali merilis 3 Dara 2 dengan mengganti sutradaranya dari Ardy Octaviand menjadi Monty Tiwa. Melihat trade record kedua sutradara itu bisa dikatakan spesialis film komedi sangat cocok dengan genre film 3 Dara ini.

Film 3 Dara 2: Male Chauvinist Vs Kesetaraan Gender
Poster Film 3 Dara 2 (sumber MNC Picture)

Kesuksesan sebuah film bisa sangat menggoda bagi para kreatornya untuk membuat sekuel film tersebut. Beban film sekuel sendiri lebih bera...

Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!

Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!
Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!


Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus! - Setiap orang punya rumah dan mobil impian. Yang namanya impian itu datangnya bisa dari kecil, nggak berubah sampai sekarang, atau berubah seiring perkembangan hidup kita. Coba ceritakan bagaimana rumah dan mobil impianmu sama saya. Saya bisa jamin pasti berbeda dengan saya atau orang lain. Namun ada juga benang merahnya seperti rumah yang akses jalannya bagus, dekat dengan berbagai fasilitas, dan kalau bisa dekat dengan tempat bekerja. Dan mobil tentunya sangat erat kaitannya dengan rumah, entah untuk pergi ke tempat kerja atau kebutuhan lain seperti rekreasi.

Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus! Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!...

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab: Fondasi Stabilitas Bisnis Kopi

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab
Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab

Di kota tempat saya tinggal, Bandung, kedai-kedai kopi bertumbuh setiap bulannya. Hampir setiap lokasi strategis ada kedai kopi, seperti tempat wisata, perkantoran, sekolah, dan kampus. Bahkan di lokasi-lokasi yang kurang populer sekalipun orang-orang bertaruh membangun kedai kopi. Sebagian kedai kopi berumur panjang sedang sebagian lagi bak kecambah layu. Kalau saya bandingkan, rasa kopinya sama-sama nikmat. Lalu apa yang membedakan keduanya? Tentu ada berbagai faktor namun faktor terbesar adalah manajemen keuangan kedai sebagai fondasi stabilitas bisnis kopi terabaikan.

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab Di kota tempat saya tinggal, Bandung, kedai-kedai kopi bertumbuh setiap bulannya. Ham...

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab: Memahami Metode Uji Cita Rasa dan Tata Evaluasi Kualitas Kopi

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab
Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab

Saya selalu dibuat kagum oleh orang-orang yang memahami kopi. Entah itu petani yang membudidayakan tanaman kopi hingga pengolahan pasca panen, roaster yang menyangrai biji kopi hijau hingga berbagai tingkatan sangrai, para barista yang menyajikan kopi baik manual brew atau espresso based, orang-orang yang berkecimpung di manajemen bisnis kopi, dan para pencicip cita rasa kopi profesional yang ikut andil menentukan harga kopi.

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab Saya selalu dibuat kagum oleh orang-orang yang memahami kopi. Entah itu petani yang me...

UMAMI Cita Rasa Dasar Kelima dan Penggunaan MSG


UMAMI Cita Rasa Dasar Kelima dan Penggunaan MSG
Bala-bala alias bakwan salah satu makanan favorit Evi

Sebutkan 3 makanan favoritmu? 1... 2... 3... oke! Nah, sekarang giliran saya, ya. 3 makanan favorit saya adalah sambal goreng kentang, bala-bala (bakwan), dan mie bakso. Saya memang penggila makanan pedas dan gurih sejak kecil. Seperti yang kita tahu, makanan gurih hampir semua mengandung MSG atau Mono Sodium Glutamate yang dewasa ini sering dipertanyakan apakah sehat atau justru penyebab berbagai penyakit.

Bala-bala alias bakwan salah satu makanan favorit Evi Sebutkan 3 makanan favoritmu? 1... 2... 3... oke! Nah, sekarang giliran saya,...

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia


Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia

Suatu ketika di tahun 2016 saya berkunjung ke Rokan Hulu, salah satu Kabupaten di Provinsi Riau. Lebih tepatnya ke Pasir Pangaraian, Ibukota Rokan Hulu. Kedatangan saya itu dalam rangka penulisan buku Sang Pembaharu yang mengangkat kisah hidup Bapak Ahmad. Sepanjang mendengar riwayat beliau saya mencatat sebuah kalimat: ilmu pengetahuan dapat mengangkat harkat derajat manusia.

Bapak Ahmad ini berasal dari keluarga kurang berada. Ibunya membesarkan beliau dan kakak-kakaknya sendirian dengan bekerja sebagai buruh kebun. Untuk bersekolah beliau mesti berjalan berkilo-kilo dengan medan yang sulit, melewati hutan dan sungai. Perjuangan beliau tak sia-sia, beliau berhasil menjadi orang terkemuka di daerahnya.

Cerita Bapak Ahmad mengingatkan saya pada cerita Ayah dan Mama saya sendiri terutama Mama. Mama tinggal di Pangalengan sejak kecil yang merupakan kawasan perkebunan. Jarak antara sekolah dan kawasan perumahan cukup jauh. Tak ayal Mama dan kawan-kawannya harus melenggangkan kaki sejauh kiloan meter. Sesekali truk perkebunan melintas dan dengan senang hati mengangkut anak-anak sekolah.

Ayah saya tinggal di Palembang. Ayah lahir tahun 1950, pada masa itu sekolah masih jarang. Senada dengan kisah Mama, Ayah juga menempuh perjalanan jauh menuju sekolah melintasi hutan, rawa-rawa, dan sungai.

Tenaga Pendidik Independen
Ketika saya bersekolah dasar di Banjaran, Kabupaten Bandung, saya jauh lebih beruntung sebab sudah ada jalan aspal kendati melewati sawah-sawah. Namun cerita mengenai sekolah tidak selamanya indah bagi keluarga saya. Saya dan kakak-kakak mesti membiayai kuliah sendiri karena tidak tembus ujian negeri. Dua tahun kemudian, saya dan Eva berhasil juga tembus perguruan negeri. Saya sendiri tidak jadi mengambil sebab kadung cinta dengan kampus sebelumnya. Kami kuliah sambil bekerja. Itu juga menjadi bekal kemandirian kami hingga sekarang.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Evi sedang mendongeng

Kesulitan mengenai pendidikan baik dari segi fasilitas, biaya, dan tenaga pengajar memotivasi saya untuk berjuang sebagai tenaga pendidik independen. Maksudnya saya turun ke ranah pendidikan dengan menawarkan alternatif metode ajar maupun materi yang tidak terikat kurikulum sekolah maupun komunitas, organisasi, atau instansi tertentu. Kerap kali saya mengikuti program-program seperti Kelas Inspirasi, mengajar di Lapas Sukamiskin Bandung, Pekan Berbagi Senyum, mengisi workshop-workshop menulis dan blogging, dan terakhir belajar mendongeng untuk anak-anak SD dan pra sekolah.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Evi sedang mendongeng

Bagi saya fondasi dasar pendidikan adalah literasi. Sehingga ketika saya mengisi kelas, saya berbagi pada anak-anak tentang motivasi belajar, bagaimana menyenangi membaca buku, dan menulis. Saya selalu menekankan bahwa setiap orang adalah legenda dalam hidupnya. Jika tak ada yang mampu mencatat apa yang kaupikirkan dan apa yang kaurasakan, menulislah. Membaca dan menulis adalah belaan jiwa. Tanpa membaca kau tak bisa menulis, tanpa menulis kau tak sempurna menebarkan pengetahuan.

Pernah bergelut di dunia teater beberapa tahun mempengaruhi metode mengajar saya. Saya mengawinkan dan mempraktikan olah tubuh, olah vokal, olah sukma, dan bedah naskah dalam membedah karya. Pada praktiknya mirip mendongeng juga dan anak-anak diajak untuk berdekatan dengan subjek pelajarannya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Sekolah dan kelas alternatif sangat dibutuhkan di era sekarang. Setiap anak memiliki kebutuhan masing-masing sesuai karakter zamannya. Tantangan anak-anak kini bukan saja tentang kurang fasilitas, lebih jauhnya melekatkan kembali kepribadian bangsa dalam pencarian jati diri. Kebutuhan pendidikan adalah sesuatu yang mendesak demi kemajuan manusia-manusia Indonesia agar mandiri, mengolah kekayaan alam secara bijak dan mampu menjaganya, dan memiliki karakter santun berbudaya. Setiap elemen dan pihak di Indonesia sepertinya sudah sadar betul. Itu juga yang dilakukan Sinar Mas Agribusiness and Food.

Sekolah Eka Tjipta di Tengah Kebun Sawit
Latar belakang terciptanya sekolah kebun bagi anak-anak karyawan dan warga sekitar perkebunan kelapa sawit yang dikelola Sinar Mas Agribusiness and Food. adalah investasi manusia sama pentingnya dengan investasi ekonomi. Upaya ini dimaksudkan agar anak-anak yang ada di perkebunan tak perlu meretas jarak dengan medan menantang menuju pusat kota yang jauh.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta

Mula-mula ide tentang pembangunan fasilitas pendidikan di lokasi yang terpencil tersebut berasal dari arahan pemerintah. Kesadaran akan pentingnya pendidikan untuk semua anak Indonesia membuat Sinar Mas Agribusiness and Food. melangkah lebih jauh dengan menggandeng Eka Tjipta Foundation (ETF) lewat program peningkatan kualitas sekolah kebun. Penyelanggaraan pendidikan pun dimulai dari tingkat usia dini hingga sekolah menengah. Sejumlah sekolah yang dinamakan Sekolah Eka Tjipta berkembang hingga menyandang standar nasional yang telah terakreditasi A.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta turun dari bus sekolah

ETF bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga dinas pendidikan setempat turun ke lapangan guna melakukan penilaian. Hasil dari observasi lapangan ini digunakan sebagai dasar penyusunan langkah perbaikan di bidang pendidikan yang mengasilkan  pelatihan-pelatihan manajemen bagi sekolah naungan perusahaan.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta di dalam bus sekolah

Eka Tjipta Foundation sendiri merupakan lembaga yang mewadahi kegiatan sosial perusahaan Sinar Mas yang tersebar di berbagai pilar bisnisnya. Terutama ETF berfokus  pada bidang pendidikan, budaya, dan lingkungan sesuai dengan visi Sinar Mas yaitu meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat agar mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia secara berkelanjutan.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Bus sekolah Eka Tjipta

Sekarang ini ada sekitar 300 sekolah kebun yang mendidik 30ribu  ‘anak kebun’  di bawah bimbingan 3ribu orang guru yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua. Meski begitu tidak semua sekolah menyandang nama Eka Tjipta hanya 50 sekolah saja. Sekolah-sekolah ini berlandaskan pada nilai-nilai kehidupan pendiri Sinar Mas, Bapak Eka Tjipta Widjaja yaitu menjadi sekolah yang menghasilkan individu berbudi luhur, berkarakter, berprestasi dan peduli lingkungan. Sekolah-sekolah binaan ini #TumbuhBersama #80ThnSinarMas.

Kisah Jamal Rosid, Si Anak Kebun
Adalah Jamal Rosid adalah seorang ‘anak kebun’ dari SD Eka Tjipta Terawan, Kalimantan Tengah yang dibawa keluarganya berpindah dari Kebumen, Jawa Tengah. Kedua orang tuanya adalah karyawan di PT Bina Sawit Abadi Pratama kebun Terawan. Ia melanjutkan sekolah di SD Eka Tjipta ketika kelas 3 pada tahun 2009. 

Dua tahun berselang, Jamal Rosid terpilih masuk tim Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang berlaga di tingkat Kecamatan Danau Seluluk di bidang matematika. Setahun ia mengikuti bimbingan khusus. Tak sia-sia, Jamal meraih posisi juara kedua. Tahun berikutnya ia kembali mengikuti OSN bidang matematika dan menggondol juara 1. Ia mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Seruyan di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah mewakili Kecamatan Danau Seluluk. Ia terpilih menjadi peserta terbaik sehingga bisa mengikuti OSN Matematika Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2012. Kerja kerasnya mengantarkan Jamal berkompetisi OSN tingkat nasional di Jakarta. Sayangnya ia belum berhasil meraih juara.

Kisah Jamal Rosid ini mengingatkan kita betapa pentingnya kesempatan pendidikan untuk semua anak Indonesia di mana pun mereka berada. Kesempatan adalah kata kunci! Sinar Mas melalui Sekolah Eka Tjipta telah memberikan kesempatan lahirnya anak-anak bangsa yang berprestasi karena diperuntukkan bukan saja bagi anak-anak karyawan juga untuk warga sekitarnya. Tak heran Sinar Mas tumbuh bersama masyarakat dan turut menyumbangkan kemajuan bagi Indonesia. Untuk mengetahui program-program lain Sinar Mas bisa lihat di www.sinarmas.com. Simak yuk, sepak terjang 80 tahun Sinar Mas melalui video di bawah ini.


Jalan untuk menyumbangkan pemikiran dan tenaga ke dunia pendidikan di Indonesia beragam cara. Tujuannya tetap satu mencerdaskan anak bangsa dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak peduli seperti saya memilih menjadi tenaga pendidik independen atau membuat sekolah kebun layaknya Sinar Mas. Saya juga mengenal kawan-kawan yang merintis perpusatakaan umum kemudian dijadikan tempat berbagi ilmu pengetahuan dengan adanya kelas-kelas baca-tulis, mendongeng, mengaji, bahasa, dan sebagainya. Setiap cara serupa sehelai kertas yang membentuk sebuah buku. Di sana ada berbagai cerita haru, lucu, sedih, dan bahagia. Sebuah buku yang merekam perjalanan Nusantara.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia Suatu ketika di tahun 2016 saya berkunjung ke Rokan Hulu, salah s...

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018
Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018
(Sumber gambar https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-white-long-sleeved-shirt-973401/)


Bosan dengan model rambut yang itu-itu saja? Ada baiknya di penghujung tahun 2018 ini kamu mengganti potongan rambut kamu agar terlihat lebih fresh. Nah, agar kamu terinspirasi, berikut ini ada contoh model rambut wanita yang sedang tren di tahun 2018.

Check this out!

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018 (Sumber gambar  https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-white-long-sleeved-shirt-973401/) Bo...

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota
Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota

Api abadi Mrapen tiba di Ibukota Jakarta hari minggu pagi tanggal 30 September 2018. Embun dan kabut cepat tersibak di kota super sibuk yang tak mengenal istirahat. Pukul 06.00 WIB sesaat sebelum matahari tropis bersinar garang, saya, Eva, dan kawan-kawan tiba di balaikota untuk menyaksikan peristiwa bersejarah: pawai obor Jakarta Asian Para Games 2018.

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota Api abadi Mrapen tiba di Ibukota Jakarta hari minggu pagi tanggal 30 ...

Pawai Obor Pangkalpinang Asian Para Games 2018, Nyalakan Semangat Untuk Indonesia

Pawai Obor Pangkalpinang Asian Para Games 2018
Pawai Obor Pangkalpinang Asian Para Games 2018

Hold my hands all ya' people
Listen to the sound
Song of victory

Live it up
Be the world's inspirations
Show the beauty who you really are

Breaking down all the discriminations
Together we stand till the end

Gaung Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang masih terngiang-ngiang hingga sekarang. Betapa bahagia dan bangga melihat atlet Indonesia berlaga di lapangan. Seraya menyimak di balik layar gawai, diam-diam saya berdoa ingin berpatisipasi di event internasional kelanjutannya yaitu Asian Para Games 2018. Doa saya terkabul. Saya bisa lebih aktif di Asian Para Games 2018 mulai dari mengikuti pawai obor Pangkalpinang.

Pawai Obor Pangkalpinang Asian Para Games 2018 Hold my hands all ya' people Listen to the sound Song of victory Live it ...

5 Aksesoris Fashion Pria Ini Bikin Kamu Tampil Berkarakter Dan Menarik


Mengetahui dan mengikuti tren fashion pria terbaru barangkali menjadi idaman sebagian pria. Saya sebagai cewek juga penginnya begitu, sih. Tapi... ada tapinya, nih, mengikuti tren terus-menerus itu punya beberapa syarat. Mulai dari persiapan dana, cocok atau enggak sama badan kita, dan kadang tanpa sadar menghilangkan karakter diri.

5 Aksesoris Fashion Pria Ini Bikin Kamu Tampil Berkarakter Dan Menarik
5 Aksesoris Fashion Pria Ini Bikin Kamu Tampil Berkarakter Dan Menarik 
Sumber Pixabay - StartupStockPhotos

Karakter itu penting loh, di dunia fashion. Baik buat pria atau wanita. Etapi artikel kali ini saya cuma mau bahas fashion pria aja ya, teman-teman. Balik lagi ke tema utama, jadi di tengah riuh-rendahnya dunia fashion yang pertama harus kita sadari adalah karakter style kita. Tanyakan sama diri sendiri 'apa yang nyaman kamu kenakan?’

Mengetahui dan mengikuti tren fashion pria terbaru barangkali menjadi idaman sebagian pria. Saya sebagai cewek juga penginnya begitu, s...