Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!

Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!
Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!


Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus! - Setiap orang punya rumah dan mobil impian. Yang namanya impian itu datangnya bisa dari kecil, nggak berubah sampai sekarang, atau berubah seiring perkembangan hidup kita. Coba ceritakan bagaimana rumah dan mobil impianmu sama saya. Saya bisa jamin pasti berbeda dengan saya atau orang lain. Namun ada juga benang merahnya seperti rumah yang akses jalannya bagus, dekat dengan berbagai fasilitas, dan kalau bisa dekat dengan tempat bekerja. Dan mobil tentunya sangat erat kaitannya dengan rumah, entah untuk pergi ke tempat kerja atau kebutuhan lain seperti rekreasi.

Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus! Drive Home Expo 2018, Temukan Rumah dan Mobil Impianmu Sekaligus!...

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab: Fondasi Stabilitas Bisnis Kopi

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab
Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab

Di kota tempat saya tinggal, Bandung, kedai-kedai kopi bertumbuh setiap bulannya. Hampir setiap lokasi strategis ada kedai kopi, seperti tempat wisata, perkantoran, sekolah, dan kampus. Bahkan di lokasi-lokasi yang kurang populer sekalipun orang-orang bertaruh membangun kedai kopi. Sebagian kedai kopi berumur panjang sedang sebagian lagi bak kecambah layu. Kalau saya bandingkan, rasa kopinya sama-sama nikmat. Lalu apa yang membedakan keduanya? Tentu ada berbagai faktor namun faktor terbesar adalah manajemen keuangan kedai sebagai fondasi stabilitas bisnis kopi terabaikan.

Kelas Keuangan Kedai Kopi Dasar 5758 Coffee Lab Di kota tempat saya tinggal, Bandung, kedai-kedai kopi bertumbuh setiap bulannya. Ham...

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab: Memahami Metode Uji Cita Rasa dan Tata Evaluasi Kualitas Kopi

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab
Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab

Saya selalu dibuat kagum oleh orang-orang yang memahami kopi. Entah itu petani yang membudidayakan tanaman kopi hingga pengolahan pasca panen, roaster yang menyangrai biji kopi hijau hingga berbagai tingkatan sangrai, para barista yang menyajikan kopi baik manual brew atau espresso based, orang-orang yang berkecimpung di manajemen bisnis kopi, dan para pencicip cita rasa kopi profesional yang ikut andil menentukan harga kopi.

Cupping for Professional Class 5758 Coffee Lab Saya selalu dibuat kagum oleh orang-orang yang memahami kopi. Entah itu petani yang me...

UMAMI Cita Rasa Dasar Kelima dan Penggunaan MSG


UMAMI Cita Rasa Dasar Kelima dan Penggunaan MSG
Bala-bala alias bakwan salah satu makanan favorit Evi

Sebutkan 3 makanan favoritmu? 1... 2... 3... oke! Nah, sekarang giliran saya, ya. 3 makanan favorit saya adalah sambal goreng kentang, bala-bala (bakwan), dan mie bakso. Saya memang penggila makanan pedas dan gurih sejak kecil. Seperti yang kita tahu, makanan gurih hampir semua mengandung MSG atau Mono Sodium Glutamate yang dewasa ini sering dipertanyakan apakah sehat atau justru penyebab berbagai penyakit.

Bala-bala alias bakwan salah satu makanan favorit Evi Sebutkan 3 makanan favoritmu? 1... 2... 3... oke! Nah, sekarang giliran saya,...

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia


Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia

Suatu ketika di tahun 2016 saya berkunjung ke Rokan Hulu, salah satu Kabupaten di Provinsi Riau. Lebih tepatnya ke Pasir Pangaraian, Ibukota Rokan Hulu. Kedatangan saya itu dalam rangka penulisan buku Sang Pembaharu yang mengangkat kisah hidup Bapak Ahmad. Sepanjang mendengar riwayat beliau saya mencatat sebuah kalimat: ilmu pengetahuan dapat mengangkat harkat derajat manusia.

Bapak Ahmad ini berasal dari keluarga kurang berada. Ibunya membesarkan beliau dan kakak-kakaknya sendirian dengan bekerja sebagai buruh kebun. Untuk bersekolah beliau mesti berjalan berkilo-kilo dengan medan yang sulit, melewati hutan dan sungai. Perjuangan beliau tak sia-sia, beliau berhasil menjadi orang terkemuka di daerahnya.

Cerita Bapak Ahmad mengingatkan saya pada cerita Ayah dan Mama saya sendiri terutama Mama. Mama tinggal di Pangalengan sejak kecil yang merupakan kawasan perkebunan. Jarak antara sekolah dan kawasan perumahan cukup jauh. Tak ayal Mama dan kawan-kawannya harus melenggangkan kaki sejauh kiloan meter. Sesekali truk perkebunan melintas dan dengan senang hati mengangkut anak-anak sekolah.

Ayah saya tinggal di Palembang. Ayah lahir tahun 1950, pada masa itu sekolah masih jarang. Senada dengan kisah Mama, Ayah juga menempuh perjalanan jauh menuju sekolah melintasi hutan, rawa-rawa, dan sungai.

Tenaga Pendidik Independen
Ketika saya bersekolah dasar di Banjaran, Kabupaten Bandung, saya jauh lebih beruntung sebab sudah ada jalan aspal kendati melewati sawah-sawah. Namun cerita mengenai sekolah tidak selamanya indah bagi keluarga saya. Saya dan kakak-kakak mesti membiayai kuliah sendiri karena tidak tembus ujian negeri. Dua tahun kemudian, saya dan Eva berhasil juga tembus perguruan negeri. Saya sendiri tidak jadi mengambil sebab kadung cinta dengan kampus sebelumnya. Kami kuliah sambil bekerja. Itu juga menjadi bekal kemandirian kami hingga sekarang.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Evi sedang mendongeng

Kesulitan mengenai pendidikan baik dari segi fasilitas, biaya, dan tenaga pengajar memotivasi saya untuk berjuang sebagai tenaga pendidik independen. Maksudnya saya turun ke ranah pendidikan dengan menawarkan alternatif metode ajar maupun materi yang tidak terikat kurikulum sekolah maupun komunitas, organisasi, atau instansi tertentu. Kerap kali saya mengikuti program-program seperti Kelas Inspirasi, mengajar di Lapas Sukamiskin Bandung, Pekan Berbagi Senyum, mengisi workshop-workshop menulis dan blogging, dan terakhir belajar mendongeng untuk anak-anak SD dan pra sekolah.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Evi sedang mendongeng

Bagi saya fondasi dasar pendidikan adalah literasi. Sehingga ketika saya mengisi kelas, saya berbagi pada anak-anak tentang motivasi belajar, bagaimana menyenangi membaca buku, dan menulis. Saya selalu menekankan bahwa setiap orang adalah legenda dalam hidupnya. Jika tak ada yang mampu mencatat apa yang kaupikirkan dan apa yang kaurasakan, menulislah. Membaca dan menulis adalah belaan jiwa. Tanpa membaca kau tak bisa menulis, tanpa menulis kau tak sempurna menebarkan pengetahuan.

Pernah bergelut di dunia teater beberapa tahun mempengaruhi metode mengajar saya. Saya mengawinkan dan mempraktikan olah tubuh, olah vokal, olah sukma, dan bedah naskah dalam membedah karya. Pada praktiknya mirip mendongeng juga dan anak-anak diajak untuk berdekatan dengan subjek pelajarannya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Sekolah dan kelas alternatif sangat dibutuhkan di era sekarang. Setiap anak memiliki kebutuhan masing-masing sesuai karakter zamannya. Tantangan anak-anak kini bukan saja tentang kurang fasilitas, lebih jauhnya melekatkan kembali kepribadian bangsa dalam pencarian jati diri. Kebutuhan pendidikan adalah sesuatu yang mendesak demi kemajuan manusia-manusia Indonesia agar mandiri, mengolah kekayaan alam secara bijak dan mampu menjaganya, dan memiliki karakter santun berbudaya. Setiap elemen dan pihak di Indonesia sepertinya sudah sadar betul. Itu juga yang dilakukan Sinar Mas Agribusiness and Food.

Sekolah Eka Tjipta di Tengah Kebun Sawit
Latar belakang terciptanya sekolah kebun bagi anak-anak karyawan dan warga sekitar perkebunan kelapa sawit yang dikelola Sinar Mas Agribusiness and Food. adalah investasi manusia sama pentingnya dengan investasi ekonomi. Upaya ini dimaksudkan agar anak-anak yang ada di perkebunan tak perlu meretas jarak dengan medan menantang menuju pusat kota yang jauh.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta

Mula-mula ide tentang pembangunan fasilitas pendidikan di lokasi yang terpencil tersebut berasal dari arahan pemerintah. Kesadaran akan pentingnya pendidikan untuk semua anak Indonesia membuat Sinar Mas Agribusiness and Food. melangkah lebih jauh dengan menggandeng Eka Tjipta Foundation (ETF) lewat program peningkatan kualitas sekolah kebun. Penyelanggaraan pendidikan pun dimulai dari tingkat usia dini hingga sekolah menengah. Sejumlah sekolah yang dinamakan Sekolah Eka Tjipta berkembang hingga menyandang standar nasional yang telah terakreditasi A.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta turun dari bus sekolah

ETF bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga dinas pendidikan setempat turun ke lapangan guna melakukan penilaian. Hasil dari observasi lapangan ini digunakan sebagai dasar penyusunan langkah perbaikan di bidang pendidikan yang mengasilkan  pelatihan-pelatihan manajemen bagi sekolah naungan perusahaan.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Murid-murid SD Sekolah Eka Tjipta di dalam bus sekolah

Eka Tjipta Foundation sendiri merupakan lembaga yang mewadahi kegiatan sosial perusahaan Sinar Mas yang tersebar di berbagai pilar bisnisnya. Terutama ETF berfokus  pada bidang pendidikan, budaya, dan lingkungan sesuai dengan visi Sinar Mas yaitu meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat agar mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia secara berkelanjutan.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia
Bus sekolah Eka Tjipta

Sekarang ini ada sekitar 300 sekolah kebun yang mendidik 30ribu  ‘anak kebun’  di bawah bimbingan 3ribu orang guru yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua. Meski begitu tidak semua sekolah menyandang nama Eka Tjipta hanya 50 sekolah saja. Sekolah-sekolah ini berlandaskan pada nilai-nilai kehidupan pendiri Sinar Mas, Bapak Eka Tjipta Widjaja yaitu menjadi sekolah yang menghasilkan individu berbudi luhur, berkarakter, berprestasi dan peduli lingkungan. Sekolah-sekolah binaan ini #TumbuhBersama #80ThnSinarMas.

Kisah Jamal Rosid, Si Anak Kebun
Adalah Jamal Rosid adalah seorang ‘anak kebun’ dari SD Eka Tjipta Terawan, Kalimantan Tengah yang dibawa keluarganya berpindah dari Kebumen, Jawa Tengah. Kedua orang tuanya adalah karyawan di PT Bina Sawit Abadi Pratama kebun Terawan. Ia melanjutkan sekolah di SD Eka Tjipta ketika kelas 3 pada tahun 2009. 

Dua tahun berselang, Jamal Rosid terpilih masuk tim Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang berlaga di tingkat Kecamatan Danau Seluluk di bidang matematika. Setahun ia mengikuti bimbingan khusus. Tak sia-sia, Jamal meraih posisi juara kedua. Tahun berikutnya ia kembali mengikuti OSN bidang matematika dan menggondol juara 1. Ia mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Seruyan di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah mewakili Kecamatan Danau Seluluk. Ia terpilih menjadi peserta terbaik sehingga bisa mengikuti OSN Matematika Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2012. Kerja kerasnya mengantarkan Jamal berkompetisi OSN tingkat nasional di Jakarta. Sayangnya ia belum berhasil meraih juara.

Kisah Jamal Rosid ini mengingatkan kita betapa pentingnya kesempatan pendidikan untuk semua anak Indonesia di mana pun mereka berada. Kesempatan adalah kata kunci! Sinar Mas melalui Sekolah Eka Tjipta telah memberikan kesempatan lahirnya anak-anak bangsa yang berprestasi karena diperuntukkan bukan saja bagi anak-anak karyawan juga untuk warga sekitarnya. Tak heran Sinar Mas tumbuh bersama masyarakat dan turut menyumbangkan kemajuan bagi Indonesia. Untuk mengetahui program-program lain Sinar Mas bisa lihat di www.sinarmas.com. Simak yuk, sepak terjang 80 tahun Sinar Mas melalui video di bawah ini.


Jalan untuk menyumbangkan pemikiran dan tenaga ke dunia pendidikan di Indonesia beragam cara. Tujuannya tetap satu mencerdaskan anak bangsa dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak peduli seperti saya memilih menjadi tenaga pendidik independen atau membuat sekolah kebun layaknya Sinar Mas. Saya juga mengenal kawan-kawan yang merintis perpusatakaan umum kemudian dijadikan tempat berbagi ilmu pengetahuan dengan adanya kelas-kelas baca-tulis, mendongeng, mengaji, bahasa, dan sebagainya. Setiap cara serupa sehelai kertas yang membentuk sebuah buku. Di sana ada berbagai cerita haru, lucu, sedih, dan bahagia. Sebuah buku yang merekam perjalanan Nusantara.

Sekolah-sekolah Alternatif, Pendidikan Untuk Semua Anak Indonesia Suatu ketika di tahun 2016 saya berkunjung ke Rokan Hulu, salah s...

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018
Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018
(Sumber gambar https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-white-long-sleeved-shirt-973401/)


Bosan dengan model rambut yang itu-itu saja? Ada baiknya di penghujung tahun 2018 ini kamu mengganti potongan rambut kamu agar terlihat lebih fresh. Nah, agar kamu terinspirasi, berikut ini ada contoh model rambut wanita yang sedang tren di tahun 2018.

Check this out!

Tren Model Rambut Wanita Tahun 2018 (Sumber gambar  https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-white-long-sleeved-shirt-973401/) Bo...

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota
Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota

Api abadi Mrapen tiba di Ibukota Jakarta hari minggu pagi tanggal 30 September 2018. Embun dan kabut cepat tersibak di kota super sibuk yang tak mengenal istirahat. Pukul 06.00 WIB sesaat sebelum matahari tropis bersinar garang, saya, Eva, dan kawan-kawan tiba di balaikota untuk menyaksikan peristiwa bersejarah: pawai obor Jakarta Asian Para Games 2018.

Pawai Obor Jakarta Asian Para Games 2018 Menggelorakan Ibukota Api abadi Mrapen tiba di Ibukota Jakarta hari minggu pagi tanggal 30 ...