Komik Perempuanmu: Cerita tentang Ekspektasi dan Realita Perempuan Indonesia

 

komik-perempuanmu
Komik Perempuanmu

Beberapa kali dalam hidup saya menyesal terlahir sebagai perempuan. Menjadi perempuan itu sulit! Terlalu banyak tuntutan dan aturan yang melingkupi.  Namun saya tidak bisa mengubah takdir. Yang bisa saya lakukan adalah mengubah pandangan dunia terhadap perempuan. Barangkali itu juga yang coba diusung Komik Perempuanmu.

 

Apa yang membuat saya ingin jadi penulis terutama novelis? Motivasi ini bermula ketika saya menonton film Gone with the Wind di usia sembilan tahun. Saya jatuh pada tokoh utamanya Scarlet O’hara yang punya karakter kuat. Scarlet berani menjadi dirinya sendiri di masa perempuan bahkan tidak dapat mengutarakan pikirannya.

 

Film dan novel ini berhasil menyentuh hati dan pandangan saya. Dari karya tersebut saya mendapat gagasan untuk mengubah peradaban lewat karya. Padahal di umur sembilan tahun saya belum paham betul tentang kesetaraan gender atau peradaban seperti apa yang kelak saya cita-citakan. Namun saya sudah dimasukkan dogma dan ekspektasi tentang perempuan entah itu dari Mama, bibi-bibi, kakak-kakak, dan lingkungan luar.

 

Selain Gone with the Wind, saya punya serial favorit yaitu Sex and the City. Dari dalam negeri saya menyukai dongeng Tangkuban Perahu, tetralogi Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, serial Bilangan Fu karya Ayu Utami, dan novel-novel Paulo Coelho.

 

Kesemuanya punya benang merah mengangkat perempuan dari warga kelas dua menjadi equal. Dan kini koleksi favorit saya bertambah yaitu Komik Perempuanmu. Ya, perempuan punya kompleksitas sebagai manusia. Ini bukan saja perihal kesetaraan gender, lebih dalam lagi perempuan sebagai manusia utuh.

 

Komik Perempuanmu

Komik Perempuanmu ini berbentuk webcomic, komik berbasis digital. Proyek Komik Perempuanmu ini dikerjakan secara keseluruhan oleh perempuan. Desainer, komikus, dan penulis semua perempuan. Pokoknya Komik Perempuanmu ini adalah produk dari perempuan untuk perempuan. Namun buat kamu yang laki-laki boleh banget kalau mau baca, biar lebih memahami perempuan.


komik-perempuanmu
Komik Perempuanmu

 

Komik yang bergenre slice of life ini diinisiasi oleh Zulfairy dan Apitnobaka. Kolaborasi cerita dan art-nya unik sebab kedua inisiator tersebut mengajak para perempuan Indonesia untuk mengirimkan kisahnya.

 

Kisah-kisah terpilih kemudian dijadikan materi Komik Perempuanmu. Sehingga penyandingan frasa ‘perempuan Indonesia’ bukan isapan jempol. Saya dapat membaca berbagai ragam perempuan dari daerah-daerah, peran, profesi, usia, dan kasus.

 

Menurut Zulfairy, Komik Perempuanmu mengangkat pengalaman-pengalaman penting dan kolektif dari perempuan Indonesia dalam bentuk webcomic yang populer sebagai bentuk edukasi sekaligus perenungan bersama.

 

Komik Perempuanmu dapat kita nikmati di Line webtoon, situs perempuanmu.com, dan IG Komik Perempuanmu. Pemilihan kanal-kanal digital ini menurut saya tepat sasaran bila merujuk pada motif utama penciptaan karya. Komik dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat berbagai usia.

 

          BACA JUGA PEREMPUAN DAN PEMANFAATAN INTERNET

 

Cerita tentang Ekspektasi dan Realita Perempuan Indonesia

Prolog komik Perempuanmu cukup menarik yang ditulis oleh Zulfairy dan Apitnobaka. Dibuka dengan cerita tokoh Fina, seorang ilustrator lepas di perusahaan start up yang berusia 30 tahun. Lewat tokoh tersebut pembaca diberi kesadaran tentang ekspektasi dan realita perempuan Indonesia.

 

prolog-komik-perempuanmu
Ekspektasi dan realita perempuan Indonesia


Bahwa perempuan Indonesia selalu dihadapkan pada pakem-pakem kehidupan yang linier. Sekolah – kuliah – kerja – menikah – punya anak – punya anak lagi. Apakah dengan mengikuti pakem itu sudah selesai? Tunggu dulu, tunggu dulu!

 

Peran perempuan selalu terlihat tidak sempurna. Jika memilih peran ibu rumah tangga saja akan ada pandangan menyia-nyiakan pendidikan yang telah dicapai. Bila memutuskan untuk tetap bekerja setelah menikah akan dicap kurang peduli pada keluarga. Nah, bagaimana dengan perempuan yang melajang saja? Tantangannya sama beratnya. Huft.

 

Perempuan selalu berurusan dengan ekspektasi. Ekspektasi orang lain. Realitanya perempuan sama seperti semua manusia tidak bisa memuaskan semua pihak. Bahkan ketika berusaha memuaskan orang lain, perempuan tak jarang mengorbankan impiannya sendiri.

 

Iya, iya, aku tahu, ini hidup - orang-orang akan terus berekspektasi dan kita tidak bisa mengontrol mereka. Yang bisa kita lakukan cuma mengontrol diri: menontrol emosi dan perasaan sendiri dan -just- do our best.

 

Saya sendiri menikah di usia 30 tahun plus-plus. Merasakan ribetnya tuntutan menikah dari keluarga ataupun orang-orang sekitar. Tertekan! Jelas. Dan saya tahu ada banyak perempuan di luar sana yang punya pilihan sama seperti saya.

 

Seperti tokoh Fina, saya menikmati hidup melajang. Preferensi hidup yang dipilih dengan sadar dan tahu konsekuensinya.

 

          BACA JUGA INTERNET: SAHABAT PEREMPUAN

 

Fisik Perempuan Bahan Bakar Penilaian

Pada tiga episode Komik Perempuanmu berikutnya mengemuka tema self-hatred dan self-harm. “Saya Tidak Cantik dan Saya Tidak Peduli” yang ditulis oleh Deanna El Sullivan bercerita tentang tokoh Dea, kelas tiga SMA. Secara fisik Dea pendek, gemuk, berjerawat. Sebab fisiknya ini ia sering diledek teman-temannya.

 

saya-tidak-cantik
Salah satu episode Komik Perempuanmu: Saya Tidak Cantik dan Saya Tidak Peduli


Dea tumbuh sebagai sosok yang membenci dirinya dan pemarah. Untuk mengurangi rasa sakit hati, Dea kerap kali menyayat lengan tangannya.

 

Kisah Dea begitu dekat dengan saya. Bedanya, saya mengalami hal tersebut saat SD, puncak-puncaknya SMP. Badan saya memang tidak bertambah tinggi sejak SD. Bila dibandingkan dengan anak sebaya lain, saya pendek. Tubuh saya gemuk. Wajah saya berjerawat parah. Dan saya pemarah.

 

Rasa marah itu sebetulnya bukan saja ditujukan pada orang lain justru lebih pada diri sendiri. Di dunia serba visual ini, fisik perempuan merupakan bahan bakar penilaian. Gemuk salah, kurus tidak betul, sedang-sedang saja kurang memuaskan. Warna kulit, bentuk wajah, rambut, dll. 

 

Fisik sebagai bahan bakar penilaian terhadap perempuan akhirnya mengarahkan perempuan pada keterjebakan nilai-nilai relatif: cantik, bagus, dll.

 

Dea mengajarkan perempuan untuk memberi diri kesempatan sebagai manusia. Dilepaskannya elemen-elemen relativitas, memasuki nilai-nilai esensial. Begitulah salah satu cara perempuan akan mencintai dirinya sendiri.

 

Benar, saya tidak cantik: tapi saya tidak perlu jadi cantik. Saya cuma perlu memberi diri saya kesempatan. Karena menjadi perempuan itu bukan cuma persoalan menjadi cantik, tapi juga soal menjadi manusia.

 

Sejalan dengan Dea, memasuki jenjang SMA sifat saya berubah. Saya berusaha keras berlatih bersikap ramah. Saya tidak terlalu memusingkan fisik saya, fokus pada impian saya. Seketika dunia lebih terasa menyenangkan.

 

BACA JUGA 5 KOMIK LINE WEBTOON INI MENGAJARKAN BERUSAHA MENJADI VERSI TERBAIK DARI DIRIKITA

 

Drama Perempuan Sebagai Ibu dan Istri

Episode favorit saya di Komik Perempuanmu berjudul Drama Mums! yang ditulis oleh Tyas Widjati. Kisah tentang Tyas sebagai ibu dari kedua putrinya. Saat berperan jadi ibu, Tyas kehilangan jati dirinya.

 

Drama-mums
Salah satu episode Komik Perempuanmu: Drama Mums!


Saya sempat begitu takut menikah dan punya anak. Ketakutan saya digambarkan dengan baik oleh Drama Mums! Ya, saya khawatir tidak punya waktu untuk menggapai impian. Dicap sebagai ibu yang menelantarkan anak dan suami.

 

Saat ini saya belum punya anak. Drama istri saja sudah cukup menggelisahkan. Manajemen waktu saya buruk. Apalagi kalau punya anak?

 

If you are not happy with the drama you are in, change it. And if you can't change it, do and a little fun to it.

 

Tyas sebagai figur ibu justru memberi saya gambaran bahwa kehidupan tidak seburuk itu. Setiap perempuan harus menciptakan ruang untuk impiannya. Keseimbangan semua peran tidak mustahil.

 

          BACA JUGA PEREMPUAN HUJAN

 

Perempuan dan Konsekuensi

Menjajal setiap episode Komik Perempuanmu memberi saya semangat dan gairah. Komik perempuanmu berhasil memberi ruang perempuan berbicara lebih lantang. Bagaimana perempuan difabel bangkit dari keterpurukan (In Your Hands), mengubah energi patah hati (Kepada Sang Pemilik Hati), perjuangan mendampingi korban perkosaan (Not My Fault), dan menyikapi trouble talk ala Bu Tejo (Film Tilik, 2018).

 

In-your-hands
Salah satu episode Komik Perempuanmu: In Your Hands


Tantangan perempuan justru banyak dari kaumnya sendiri. Itu yang saya sadari. Sebab itu perempuan mesti diajak lebih empati. Bukan saling menjatuhkan melainkan saling menguatkan.

 

Komik Perempuanmu saya harapkan terus konsisten. Sebab di luar sana begitu banyak perempuan ingin bersuara tetapi tak terdengar. Sebab perempuan mesti memilih secara sadar jalan hidup dan konsekuensi. Sebab perempuan butuh penguatan.

  Komik Perempuanmu Beberapa kali dalam hidup saya menyesal terlahir sebagai perempuan. Menjadi perempuan itu sulit! Terlalu banyak tuntutan...

Demensia Alzheimer Alias Pikun: Gejala, Pencegahan, Dan Pengobatan

 

Demensia-Alzheimer-Alias-Pikun
Demensia Alzheimer Alias Pikun: Gejala, Pencegahan, Dan Pengobatan
Sumber: Pixabay-Geralt

Ada dua film yang mengenalkan saya pada Demensia Alzheimer alias pikun yaitu The Notebook (2004) dan Beethoven Virus (2008). Yang kedua sebetulnya serial Korea favorit saya. Saya memang termasuk orang yang lebih mudah belajar dari fiksi. Sayangnya meski berlatar penyakit Demensia Alzheimer kedua tayangan tersebut tidak membahas secara lugas tentang gejala, pencegahan, dan pengobatannya.

 

Ketika menonton The Notebook dan Beethoven Virus saya terhanyut kemudian bertanya-tanya sendiri, apakah penyakit Demensia Alzheimer ini termasuk langka? The Notebook dibuka dengan adegan seorang lelaki tua sedang membacakan kisah dari buku catatan kepada seorang pasien perempuan tua. Catatan tersebut menceritakan tentang lika-liku kisah cinta antara Noah dan Allie sejak keduanya berusia 17 tahun. Di akhir film terungkap bahwa dua orang di panti jompo itu adalah Noah dan Allie.

 

Salah dua tokoh utama Beethoven Virus adalah Yi Deun, pemain flute yang terpaksa meninggalkan dunia music karena masalah ekonomi keluarga. Dalam sebuah kelompok orkesta ia berjumpa Kim Gab Yong, kakek tua pemain oboe yang hampir terkena dimensia. Kim terus berusaha mempertahankan kesadarannya agar bisa bermain musik. Keduanya terikat kasih sayang tulus antara kakek dan cucu.

 

Dari sana saya menyadari bahwa Demensia Alzheimer atau pikun menyerang lansia. Memang pikun sering dilekatkan pada orang lanjut usia. Makanya orang yang pelupa suka dilabeli pikun. Jangan mau disebut pikun! Sebab itu adalah sebuah penyakit. Lalu apa gejalanya? Bisakah dicegah? Terakhir, bagaimana cara pengobatannya?

 

BACA JUGA: DRAMA KOREA BEETHOVEN VIRUS, JATUH BANGUN MENGGENGGAM NILAI-NILAIKEBAHAGIAAN HIDUP

 

Pengertian dan Gejala Demensia Alzheimer Atau Pikun

Semua keingintahuan saya terjawab dengan mengikuti webinar Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia yang diinisiasi oleh PT Eisai Indonesia (PTEI) dan PERDOSSI. Bulan September didapuk sebagai pengingat bahwa pikun merupakan ancaman yang nyata bagi dunia.

 

Pertanyaannya apakah itu Demensia Alzheimer? Menurut dr. S.B. Rianawati, SpS (K) Pokdi Neurobehaviour Cabang Malang, demensia adalah suatu sindrom gangguan penurunan fungsi otak yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif, emosi, daya ingat, perilaku, dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

 

Meski salah satu kata kunci demensia menyangkut daya ingat kita harus dapat membedakan antara pelupa dan pikun.

 

Perbedaan-Pelupa-dan-Pikun
Perbedaan Pelupa dan Pikun

Nama penyakit ini sudah populer di dunia termasuk di Indonesia. Berdasarkan data dari Alzheimer’s Disease International dan WHO terdapat lebih dari 50 juta orang di dunia mengalami demensia dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahunnya. Dari banyaknya kasus tersebut, Alzheimer menyumbang 60-70% kasus. 

 

Bagaimana kondisinya di Indonesia? Diperkirakan ada sekitar satu juta orang penderita Demensia Alzhemeir di Indonesia pada tahun 2013. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat drastis menjadi dua kali lipat pada tahun 2030, dan menjadi empat kali lipat pada tahun 2050.

 

Selain menunggu bonus demografi dengan kelimpahan usia produktif, saat ini Indonesia mulai memasuki periode aging population. Kondisi terjadi peningkatan umur harapan hidup yang diikuti dengan peningkatan jumlah lanjut usia (lansia). Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019. Diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%).

 

Tentunya kita tidak mau menjadi bagian dari penderita Demensia Alzheimer? Yuk, kenali dulu gejalanya sehingga kita bisa mengambil langkah pencegahan:

  • Gangguan daya ingat atau sering lupa
  • Disorientasi waktu dan ruang seperti lupa hari dan tanggal atau tidak tahu jalan pulang
  • Menarik diri dari pergaulan
  • Perubahan perilaku dan kepribadian
  • Sulit melakukan pekerjaan yang familiar sepertu sulut menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, cara mengemudi, dan mengatur keuangan
  • Kesulitan memahami dan mengukur jarak juga tidak dapat membedakan warna
  • Sulit fokus
  • Gangguan berkomunikasi dan kesulitan berbicara
  • Salah membuat keputusan
  • Menaruh barang tidak pada tempatnya

 

Coba cek gejala-gejala di atas, adakah di dirimu? Kalau saya… ehm… ada sih, sekitar 2 gejala. Hiks.

 

Mengenal Aplikasi E- MEMORY SCREENING (EMS)

Agar pendeteksian penyakit demensia alzheimer ini lebih sahih sekarang ada aplikasi EMS karya anak bangsa.


Mengenal-aplikasi-EMS
Mengenal aplikasi EMS

 

Fungsi EMS:

EMS sebagai Alat Edukasi digunakan sebagai alat edukasi untuk masyarakat umum untuk mengetahui tentang penyakit demensia.

EMS sebagai alat skrining Demensia. Tersedia direktori/daftar rumah sakit yang mempunyai klinik memori dan dokter spesialis neurologis yang praktek.

 

3-fitur-utama-EMS
3 Fitur utama EMS

Satu aplikasi yang dipasang di gawaimu bisa dipakai untuk mendeteksi demensia seluruh keluarga. Kalau tetangga kamu mau ikutan juga boleh he he he.

 

Pencegahan dan Pengobatan Demensia Alzheimer Atau Pikun

Pikun bukan sebuah keniscayaan. Ayah saya berumur 70 tahun dan mama berusia 67 tahun. Keduanya bisa mengingat dengan jelas dan berpikir dengan jernih. Keduanya masih sangat mandiri dalam beraktivitas apa pun. Saya pun bercita-cita kelak tua seperti mereka.

 

Bagaimana agar Demensia Alzheimer tidak bersarang di otak kita?

 

Cara-mencegah-Demensia-Alzheimer
Cara mencegah Demensia Alzheimer



Jika diperhatikan kedua orang tua melakukan hampir semua hal yang dianjurkan untuk pencegahan Demensia Alzheimer. Sampai sekarang, orang tua saya rajin membaca, menonton berita, dan bekerja. Sel-sel otak dan tubuh terus dilatih dan dijaga. Meski mereka jarang olah raga, keduanya selalu bergerak. Hmm… saya semakin sadar kalua pikun bukan hal normal dalam proses penuaan.

 

Balik lagi ke The Notebook dan Beethoven Virus, kedua tokoh yang terkena Demensia Alzheimer itu menggunakan media menulis dan musik untuk merawat ingatan. Saya merasa apa yang sedang saya tekuni ini betul adanya. Menulis menstimulus otak untuk tetap aktif dan produktif. Tentu ada cara-cara lain yang sesuai dengan hobi atau profesimu.

 

Bagaimana jika orang yang kamu cintai terkena Demensia Alzheimer? Selain merawatnya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang tetap harus diobati agar tidak semakin parah. Belum ada metode pengobatan yang pasti agar penderita pikun sembuh. Ya, kita tetap harus ikhtiar. Setidaknya dapat meringankan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, dan membuat penderita dapat hidup semandiri mungkin.

 

4 metode pengobatan Demensia Alzhimer adalah:

Mengatasi Penyebab Pikun

Misalnya karena tumor otak dengan operasi dan kemoterapi. Jika penyebabnya kurang nutrisi maka asupan makanan bergizi seimbang merupakan solusi bila perlu mengonsumsi suplemen.

 

Obat-obatan

Obat untuk memperbaiki gejala pikun dan meningkatkan fungsi otak.


Terapi Stimulasi Kognitif

Untuk memperbaiki fungsi kognitif. Cara ini efektif meningkatkan kualitas hidup. Contohnya seperti berolah raga, membaca buku, menggambar, membuat karya seni, dan lain-lain.

 

Perawatan Paliatif

Perawatan ini dilakukan jika keadaan sudah parah misalnya kanker stadium akhir dengan demensia. Meningkatkan kualitas hidup di sisa umur penderita. Mengurangi rasa sakit dan membina kondisi psikisnya. Konseling dan dukungan dari teman dan keluarga merupakan kunci.

 

Yang paling menyentuh hati saya saat menonton The Notebook dan Beethoven Virus adalah cinta sejati. Kerelaan dan ketabahan Noah merawat Allie. Entah berapa kali ia membacakan catatan kisah mereka agar Allie sadar kembali. Yi Deun rela mendampingi Kakek Kim meski tidak memiliki pertalian darah.

 

Dan bagi kamu yang sedang merawat penderita Demensia Alzheimer tetap semangat. Ingatlah bahwa kamu pernah punya kenangan manis bersama penderita. Setiap waktu tidak bisa kembali. Cinta murni bisa mengatasi segala.

  Demensia Alzheimer Alias Pikun: Gejala, Pencegahan, Dan Pengobatan Sumber: Pixabay-Geralt Ada dua film yang mengenalkan saya pada Demensia...

Resep Olahan Kaldu Ayam Sehat Yang Baik Dikonsumsi Saat Diare

Ketika sedang diare, tubuh memerlukan nutrisi yang tepat untuk membuat perut tenang serta mengatasi diare itu sendiri. Beberapa makanan atau minuman yang baik untuk dikonsumsi ketika sedang diare adalah roti tawar tanpa selai, pisang, dan apel. Apel memiliki kandungan pektin yang dapat membuat feses menjadi padat kembali. Bagaimana dengan lauk ketika makan? Olahan kaldu ayam akan menjadi pilihan yang tepat ketika diare. 

olahan-kaldu-ayam-saat-diare
Resep Olahan Kaldu Ayam Sehat Yang Baik Dikonsumsi Saat Diare
Sumber gambar: Pixabay-OpenClipart-Vectors


Kaldu ayam dapat mengurangi keluhan perut melilit ketika diare sehingga perut menjadi lebih tenang. Selain itu, kaldu ayam juga dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama diare. Makanan yang satu ini juga sebagai sumber protein hewani yang mudah dicerna oleh saluran pencernaan sehingga dapat menjadi pilihan menu andalan ketika anggota keluarga ada yang sedang diare. Namun, mengkonsumsi kaldu ayam tanpa tambahan apapun pasti terasa hambar sehingga kurang menggugah selera. Kamu perlu mengolahnya agar rasa kaldu ayam menjadi lezat dan semakin bernutrisi. Berikut ini dua resep olahan kaldu ayam yang bisa kamu coba di dapur kesayanganmu.

 

 1 Sup Ayam

Sup ayam merupakan menu rumahan yang disukai hampir seluruh keluarga di Indonesia. Selain sehat, rasanya yang gurih membuat kesan bahwa makanan sehat juga terasa enak. Sup ayam mengandung kaldu ayam yang dapat meredakan diare. Yuk ikuti resep sup ayam berikut ini.

 

sup-ayam
Sup ayam. Sumber gambar: Pixabay-Jason Goh

Bahan:

      400 gram ayam potong kecil-kecil / dadu (cuci bersih, tiriskan)

      2 buah wortel berukuran sedang (dicuci, dikupas lalu diiris +0,5 cm)

      1 buah kentang berukuran besar (kupas, cuci, potong dadu)

      Kubis kurang lebih seukuran kepalan tangan, potong sesuai selera

      2 helai daun bawang (diiris-iris)

      2 helai daun seledri

      6 siung bawang merah

      2 siung bawang putih

      ½ sendok teh merica

      ½ sendok teh garam

      gula secukupnya

      2 sendok makan minyak goreng

      1 liter air bersih

 

Cara Membuat:

  • Haluskan bawang merah, bawang putih dan lada (bisa menambahkan sedikit air agar lebih mudah)
  • Tumis bawang yang sudah dihaluskan
  • Masukkan ayam
  • Aduk hingga keluar kaldunya
  • Setelah ayam berubah warna, tambahkan air sedikit demi sedikit (pakai secukupnya saja, tidak perlu semua)
  • Setelah mendidih, masukkan wortel dan kentang
  • Setelah 5 menit, masukan kubis
  • Masukkan garam dan sedikit gula
  • Tambahkan daun bawang dan seledri
  • Koreksi rasa, angkat
  • Sajikan selagi hangat

 

2 Soto Ayam

Salah satu cara mengatasi diare di rumah dapat dilakukan dengan mengkonsumsi soto ayam. Soto memiliki banyak jenis sehingga memiliki rasa yang berbeda dari setiap jenisnya. Meskipun demikian, ciri khas soto adalah warna yang kekuningan berasal dari kunyit. Soto ayam mengandung kaldu ayam sehingga dapat menjadi pilihan ketika kamu sedang diare. Yuk simak resep soto ayam berikut ini.

 

Bahan:

      6 potong paha bawah (cuci bersih)

      Sohun secukupnya

      100 gram kubis

      2 helai daun bawang (diiris-iris tipis)

      2 lembar daun jeruk

      1 lembar daun salam

      1 batang serai

      garam

      gula secukupnya

      500 liter air

      200 ml minyak goreng

 

Bahan bumbu:

      2 ruas jari kunyit

      2 ruas lengkuas

      1 ruas jahe

      5 siung bawang merah

      3 siung bawang putih

      ¼ sd lada bubuk

 

Cara membuat:

  • Rebus sohun dan kubis secara terpisah, sisihkan
  • Uleg atau blender semua bumbu hingga halus
  • Tumis bumbu yang sudah dihaluskan
  • Tambahkan serai, daun jeruk serta daun salam
  • Aduk hingga bumbu mengeluarkan aroma
  • Masukkan ayam, aduk
  • Setelah kaldu keluar dari ayam, tambahkan air secukupnya
  • Aduk hingga mendidih
  • Masukkan gula dan garam
  • Tambahkan daun bawang
  • Koreksi rasa
  • Angkat
  • Pisahkan ayam dengan kuah
  • Goreng ayam hingga matang
  • Angkat lalu suwir-suwir
  • Sajikan soto ayam dengan cara menyatukan suwiran ayam, sohun, kubis serta kuah soto yang telah dibuat

 

Selain mengkonsumsi makanan sehat, kamu juga perlu banyak minum air putih, istirahat yang cukup serta meminum obat bila perlu. Entrostop merupakan obat diare yang dapat menjadi pilihan ketika kamu sedang diare. Semoga lekas sembuh.

Ketika sedang diare, tubuh memerlukan nutrisi yang tepat untuk membuat perut tenang serta mengatasi diare itu sendiri. Beberapa makanan atau...