![]() |
| SEPATUALANG Edisi Jalan-Jalan ke Bangka |
Buku perjalanan bukanlah salah satu jenis favorit saya. It’s not my cup of tea. Namun, semua itu berubah ketika saya mulai menulis novel Babad Kopi Parahyangan dan kuliah di bidang antropologi. Betapa pentingnya catatan perjalanan sebab pengalaman dan informasi di dalamnya sangat kontekstual. Tentunya, sebuah daerah bisa jadi berkembang atau mengalami kemunduran. Masyarakat dan peradaban di suatu tempat akan mengalami perubahan. Itulah mengapa kini, saya menyukai buku catatan perjalanan. Ini bukan sekadar tentang sejarah, lebih dari itu mencatat tentang cerita manusia dan peristiwa di suatu daerah pada periode dan tempat tertentu.
Adalah
Yunis Kartika, seorang penulis multitalenta yang kini konsisten menulis buku
tentang perjalanan. SEPATUALANG Edisi Jalan-Jalan ke Bangka merupakan buku pertamanya.
Nanti saya akan bahas buku-buku lainnya di publikasi yang terpisah.



