DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya

DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya

Begitu melihat katalog majalah atau lagi lirik-lirik webnya Beauty Blogger, saya suka gemas sendiri pengin cobain berbagai produk yang bikin pipi model atau Beauty Blogger-nya merona merah dan segar. Tapi ... begitu ngerasain produknya sendiri, kadang-kadang malah jadi gatal di kulit wajah atau timbul bruntus. Nah lho? Saya yakin betul ini bukan persoalan produknya yang jelek, letak kesalahannya ada di kecocokan produk dengan jenis kulit.

Sepakat nggak kalau wajah itu salah satu aset berharga buat kita? Makanya mesti pandai jaga dan rawatnya. Permasalahnya, akan sulit menjaga dan merawat kalau kita sendiri nggak tahu jenis kulit. Kita juga bakalan meraba-raba saja makeup dekoratif apa yang baik buat wajah kita. Berdasarkan kasus di atas dan keinginan biar kesalahan nggak terjadi lagi, saya berangkat ke DF Clinic buat konsultasi dengan Dr. David. Oke, ini hasil konsultasi saya.


Jenis Kulit dan Perawatannya
Menurut Dr. David, dalam textbook terjadi kerancuan dari pola identifikasi kulit sehingga jenis kulit dibagi menjadi kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, dan kulit sensitif. Kenapa pola identifikasi ini rancu? Kalau kita mau bicara identifikasi harusnya satu parameter. Membuat definisi kulit normal, kulit berminyak, kulit kering, dan kulit sensitif itu ada tiga parameter. Kulit normal dinilai dari tampilan, kulit kering dilihat dari kadar air, kulit berminyak dinilai dari kadar minyak, kulit sensitif dinilai dari jumlah pembuluh darah.  Artinya ada tiga parameter yang digunakan untuk membuat definisi jenis kulit, klasifikasi jenis kulit.

Dr. David membagi jenis kulit hanya menjadi dua: kulit normal dan kulit kering. Parameternya adalah kandungan air dalam kulit. Atas dasar pembagian tersebut, kulit diklasifikasikan menjadi kulit normal, kulit kering, kulit kering sekali, dan kulit rusak. Karena apa? Pada saat kulit mulai kering, akan mulai timbul pertahanan pertama. Kulit yang sudah mulai kehilangan air akan bertahan dengan membuat lapisan pelindung minyak, ketika wajah berminyak akan terasa licin dan halus. Tampilan kulit akan nampak seperti oily skin. Secara klasifikasi berdasarkan kadar airnya, maka akan tergolong kulit kering. Apabila mekanisme pertahanan minyak ini gagal, maka akan jatuh ke jenis kulit yang sangat kering. Tampilan kulit adalah tidak mampu mengeluarkan minyak lagi. Betul-betul kering. Apabila ini pun gagal, maka akan jatuh ke kulit sangat rusak, maka tampilan kulit akan sangat kering dan banyak pembuluh darah. Merah-merah kelihatannya.

DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Jenis kulit berdasarkan parameter kandungan air

Area T, Area Berminyak Alamiah Kulit
“Kalau jenis kulit saya apa Dok?” tanya saya. “Kulit saya juga pakai sun block suka berminyak.”

“Ya, kamu memang berminyak,” jawab Dr. David, “tapi dibilang berminyak banget itu belum memenuhi kriteria. Jadi saya masih golongkan kulit yang normal agak berminyak. Secara  seluruh kosmetiknya masih masuknya normal. Coba kita lihat di bukunya kamu pakai apa?” Dr. David memeriksa history medical record saya. “Tuh kan, saya ngasihnya masih AHA.”

“Iya, dan cocok, Dok,” ungkap saya.

“Kamu pernah nyobain tea tree oil belum?”

Saya menggeleng.

“Kalau kamu pakai tea tree oil kamu pasti merasa gatal. Soalnya kalau dilihat dari kondisi porinya, cuma segini doang berminyaknya,” kata Dr. David sambil melingkari area kedua pipinya, “jadi tidak menyeluruh semuka. Artinya, kalau dikategorikan oily skin itu belum masuk.”

“Jadi kulit berminyak saya cuma dipipi aja? Bukan daerah T?”

Kemudian Dr. David menjelaskan bahwa daerah T semua kulit pasti berminyak. Daerah T setiap orang pasti berpori besar dan berminyak. Begitu kondisi alamiahnya. Untuk menilai seseorang memiliki kulit berminyak atau nggak, jangan lihat area alamiahnya, lihat area nonalamiahnya seperti di pipi yang seharusnya nggak berminyak dan nggak berpori besar. Area pipi dibagi menjadi dua, area pipi depan dan area pipi belakang. Apakah kedua area tersebut seluruhnya berpori besar? Kalau secara menyeluruh berpori besar berarti kulitnya masuk kategori oily skin. Pori besar menyebabkan kelenjar minyakmu yang aktif lebih dari 50% dari seluruh proporsional muka. Saya sendiri hanya berminyak di area pipi depan saja sehingga pada saat saya memakai perawatan khusus kulit berminyak akan terasa terlalu kering.

DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Area T wajah


Produk DF Clinic Sesuai Jenis Kulit
Obat-obat dan perawatan sehari-hari produk DF telah digolongkan kedalam dua jenis kulit normal dan kering. Untuk penanganan kulit normal dan kulit kering pada dasarnya sama saja, sabunnya khusus dengan pelembab, dan cream malam. Pelembabnya pakai setelah sabun.

Catatan penting: cuci muka pakai sabun sekali sehari pada malam hari. Pagi hari pakai air saja karena wajah bersih dan minyak yang timbul hanya untuk melindungi wajah.

Bagi pelanggan baru di DF Clinic, dokter akan membikin diagnosis kulit jenis apa, dan butuh rekomendasi perawatan dasarnya apa. Sehabis itu, satu minggu kemudian kontrol, dokter akan melihat respon kulit terhadap perawatan pertama. Setelah itu baru dokter akan memperbaiki hal-hal lain yang mendapat keluhan.

Sesi konsultasi dengan dokter akan berangsur-angsur berkurang setelah program sudah dibuatkan, tujuan jangka panjangnya atau goal-nya sudah diketahui. Dokter hanya memantau perkembangannya. Misalnya porinya mengecil atau nggak, ada perbaikan atau nggak? Apabila dalam tiga bulan nggak ada perubahan signifikan maka diusulkan untuk penggantian obat.

Nah, untuk jenis kulit normal agak berminyak seperti saya, perawatan sehari-hari memakai facial wash, total care (pelembab), sun block, cream malam, dan obat tutul.

Facial Wash
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Facial wash DF Clinic

Facial wash adalah pembersih wajah untuk kulit tampak lebih cerah, bersinar, dan lembut. Cocok untuk kulit normal dan kusam.

Cara penggunaannya tuang sedikit ke telapak tangan, lalu basahi dengan air hingga berbusa. Usap sambil pijatkan di wajah secara lembut. Bilas hingga bersih.

Ingredients-nya water, lavender essential oil, latic acid, chamomile extract, pro vit B5, allantoin, antioxidant, glycerine, stearic acid, lauric acid, ethylene glycol, propylene glycol, sodium ascorbyl phosphate, dan sodium chloride.

Sun Screen/ Sun Block
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Sun screen DF Clinic

Sun screen adalah krim untuk melindungi kulit yang berminyak dari sinar UV.

Cara pemakaian, gunakan krim secukupnya sebelum terpapar sinar matahari dan ulangi pemakaian sesering mungkin jika beraktivitas di bawah sinar matahari.

Ingredients-nya: aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, nylon 12, niacinamide, titanium dioxide, methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, propylen glycol, ethylhexyl triazone, glycerin, neopentyl glycol, diheptanoate, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, acrylamide/sodium acrylate copolymer, polysorbat 80, phenoxyethanol, polyisobutene, polysorbat 20, toco[heryl acetate, cl 77492, allantoin, butyl hydrxy toluene, methyl paraben, decyl glucoside, disodium EDTA, fragrance, cl 77491, butylparaben, ethylparaben, ethylparaben, cl 77499, isobutylparaben, propylparaben, xanthan gurn.

Total Care/ Pelembab
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Total care atau pelembab DF Clinic

Total care atau pelembab adalah krim untuk menutrisi, mengencangkan dan melembabkan kulit wajah.

Cara pemakaian, ambil krim secukupnya kemudian oleskan pada seluruh bagian wajah. Gunakan dua kali sehari, pagi dan malam.

Ingredients-nya: aqua, polyglyceryl-3 methylglucose distearate, aloe vera, neopentyl glycol diheptanoate, butyrospermum parkii (shea butter), cetyl alcohol, glyceryn, propylene glycol, dextran, nonapeptide-1, polysorbate 80, phenoxyethanol, butylene glycol, tocopheryl acetate, acrylates/acrylamide copolymer, natto gum, mineral oil, methylparaben, disodium EDTA, fragrance, butylparaben, ethylparaben, isobutylparaben, propylparaben.

Cream Malam
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Cream malam DF Clinic

Cream malam adalah krim untuk menutrisi, mengencangkan, dan meregenerasi kulit. Cara pemakaian, dioles tipis di seluruh wajah setiap malam.

Obat Jerawat
DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Obat jerawat DF Clinic

Obat jerawat berfungsi untuk mengobati kulit yang berjerawat. Cara pemakaiannya ditutul  di jerawat hanya pada malam hari.

Jangan khawatir, meski cream malam dan obat jerawat ingredients-nya enggak tercantum namun ada nama apoteker, tanggal kadaluarsa, dan nomor SIKA atau Surat Izin Kerja Apotek sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1332/Menkes/SK/X/2002 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 922/Menkes/Per/X/1993 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotek.

Pekerjaan kefarmasian menurut UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 yaitu meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan begitu saya tahu bahwa obat yang dikeluarkan oleh DF Clinic telah teruji dan mendapat izin untuk pemakaiannya dari Dinas Kesehatan Indonesia.

Khusus untuk harga produk perawatan sehari-hari ini berkisar antara tiga puluh ribuan sampai sembilan puluh ribuan. Harganya terjangkau deh ^_^

Kecocokan Obat DF Clinic dengan Kosmetik atau Obat Lain
Obat dari DF Clinic apakah akan cocok dengan kosmetik yang kamu pakai? Menurut Dr. David, obat dari DF Clinic akan cocok dengan kosmetik apa pun. Namun sebaiknya, ketika kamu mulai menggunakan obat dari DF Clinic konsultasikan dulu produk kosmetik yang kamu pakai. Biasanya kosmetik ada ingredients-nya, dokter akan membaca dulu, kalau ingredients-nya nggak ada masalah, boleh timpa-timpa dengan obat perawatan sehari-hari dari DF Clinic.

DF Clinic Diary: Jenis Kulit dan Perawatannya
Aturan obat dan kosmetik di DF Clinic

Biasanya kosmetik dekoratif rata-rata nggak pernah bermasalah atau bentrok dengan obat DF Clinic. Yang sering jadi masalah itu sabun, sun block, dan cream malam. Dalam sabun itu sering pakai pengering minyak. Pengering minyak bisa berupa salicylic acid atau lemon. Kulit banyak yang nggak tahan terhadap salicylic acid. Sun block juga sama. Pengering minyak bisa pakai bahan yang serupa dengan silikon tapi bukan silikon yang kita kenal, ya memang bahan yang khusus untuk kosmetik, tujuannya untuk menyerap minyak atau dengan salicylic acid. Kalau ternyata salah kulit, pasti kering, gatal, dan komedoan.

Rata-rata bedak tabur-taburan nggak terlalu jadi masalah. Yang agak jadi masalah kamu gabungkan dengan fondation atau bedak padat yang ber-fondation juga. Nah, kalau two way cake itu mesti dibaca ingredients-nya. Tapi kalau udah dipakai beberapa kali, misalnya lima kali tanpa menimbulkan komedo artinya baik-baik saja. Bedak two way cake ada silikonnya jadi minyak itu diserap dulu sama silikonnya.

Bagaimana dengan obat? Apa bisa terjadi bentrokan? Sama halnya dengan kosmetik, sebaiknya kamu bawa obat tersebut saat sesi konsultasi dengan dokter karena dokter mesti tahu isi obatnya. Ada pemisahan yang jelas antara obat dokter dengan kosmetik. Rata-rata obat dokter itu akan susah kalau dokter nggak tahu obat pendamping yang lainnya apa.

Contohnya begini, kamu datang ke dokter dengan kondisi jerawatan, berkomedo, dan karakter kulitnya kering agak meradang. Dokter pasti berpikir tipe kulitmu memang kering pada awalnya, karena dokter nggak tanyakan apa konsumsi cream-cream yang kamu pakai sebelumnya dikasihlah obat yang mengandung salicylic acid. Apabila perkiraan dokter meleset dan ternyata kamu nggak tahan dengan bahan obat yang namanya salicylic acid, dokter akan menambahkan steroid karena tujuannya meredakan inseminasinya. Nah, terapi yang seperti itu namanya terapi salah paham. Karena apa? Efek merah yang kamu dapatkan itu adalah efek samping dari salicylic acid karena kamu nggak tahan kulitnya tapi dokter nggak tanya cream yang kamu pakai sebelumnya. Dokter nggak nyuruh berhenti pakai cream kamu sebelumnya, dokter hanya tambahkan obat dari kondisi yang ada. Akibatnya kamu seperti genteng bocor tapi kamu terus ngepel.

Hal-hal seperti itu menjadi perhatian khusus dokter-dokter di DF Clinic. Bagaimana mencari awal muasalnya kerusakan kulitmu dan bagaimana memperbaikinya. Nah, biasanya Dr. David akan meminta kita buat stop pemakaian obat lain. Kadang-kadang resep dari dokter itu nggak ketahuan isinya apa, dari pada sibuk menebak-nebak dan nggak ada bukunya juga, obat sesama obat bentrok, lebih baik berhenti pemakaiannya.

DF Clinic
Jalan Lemah Neundeut No. 10 Setra Sari - Bandung
Telp. 022-2010593
PIN BB: 2290FF6F
YM: DFClinic@DFClinic.com
Facebook: DF Clinic
Twitter: DF_clinic
Instagram: @DF_CLINIC
Website: www.dfclinic.com
Evi Sri Rezeki
Evi Sri Rezeki

Selamat datang di dunia Evi Sri Rezeki, kembarannya Eva Sri Rahayu *\^^/* Dunia saya enggak jauh-jauh dari berimajinasi. Impian saya mewujudkan imajinasi itu menjadi sebuah karya. Kalau bisa menginspirasi seseorang dan lebih jauhnya mengubah peradaban ^_^

3 comments: