![]() |
| Tidak Ada Ode bagi Lautan karya Adia Puja |
Makanan apa yang bisa dimakan gratis di tengah dunia kapitalis dan korup ini? Saya mungkin akan menjawab: tumbuhan pangan liar. Namun, ini pun tergantung wilayah geografisnya dan belum tentu mengenyangkan bagi sebagian orang. Jika pun ada, apakah ada akses ke pangan liar tersebut? Misalnya, di kota, pangan liar yang dianggap gulma itu hanya tumbuh di pinggir jalan atau tanah tidak terurus. Kebanyakan orang tentu tidak mau memakannya.
Makanan apa yang bisa dimakan gratis di tengah dunia kapitalis dan korup ini? Ketika akses untuk bahan makanan di laut dan darat terbatas jika tidak mau dibilang tertutup, kaum marjinal hampir tak punya apa-apa selain “sesuatu” yang berasal dari dirinya sendiri. Barangkali hal itu yang mau disampaikan oleh novel “Tidak Ada Ode bagi Lautan” karya Adia Puja.


