Derita Penata Kostum TwiRies

Lagi pilih kostum

Grudak-gruduk-grudak-gruduk.

Shita, sang penata kostum dan makeup sedang mengacak-acak dua lemari pakaian saya dan Eva. Sejam kemudian, dia ke luar kamar dengan rambut seperti tersengat listrik, tambah lagi matanya yang sipit itu kelihatan segaris.

“Kenapa Ta?” tanya saya dan Eva berbarengan.

Tata memandang kami dengan tajam, mulutnya menganga, dan kedua tangannya mengangkat persis orang mau mencekik. “Frustrasi lihat koleksi baju kalian!” semprot Tata, panggilan kesayangan saya dan Eva pada Shita.

Si kembar cekikikan. Pasalnya memang enggak heran lihat ekspresi Shita, kami—si kembar—ini kurang ngeh sama dunia fashion. Asal nyaman dipakai, jadilah. Tapi kali ini berbeda, keadaan sedang GENTING! Eh maksudnya mau shooting! Masa pakai baju nggak nyambung atau nggak enak dilihat. Bisa sakit mata semua penonton TwiRies Book Trailer.

Kalau kata Tata, fashion style saya lumayan, minimal masih bisa dikatakan serasi. Saya kan Miss Matching! *angkat kerah*. Sedangkan Eva yang ngakunya bergaya Harajuku sesat alias tabrak sana-tabrak sini, fashion style enggak ketolong hihihi … aaawww! *dicubit Eva*. Biar beda, ada satu hal yang sama antara saya dan Eva, koleksi baju kami sedikit banget.  

Kasian-kasian-kasian Tata *puk-puk*. Begitulah derita penata kostum dan makeup si Kembar. Sayup-sayup terdengar suara Ti Pat Kay, Panglima Tiang Feng, “Begitulah fashion … deritanya tiada akhir!”

Terus gimana dong baju buat shooting-nya? Untunglah dewi penyelamat kami datang. Dewi itu bernama Lenny--salah satu pemain TwiRies Book Trailer--yang memperkenalkan kami pada Vivere, brand sebuah clothing di Bandung. Dengan mata berbinar-binar, kami melihat-lihat katalog Vivere. Wiiih, lucu-lucu deh bajunya.

Aimee Tribal - Vivere Clothing

Lucky Dress

Lucky Jumsuit

Neon Chevron Outer

Tessa Floral

Akhirnya, kami mengenal Pepe dan Citra, owner Vivere Clothing. Katanya, Vivere itu artinya ‘hidup’, harapannya siapapun yang memakai baju-baju Vivere akan merasa lebih hidup. Selain itu, Pepe dan Citra bercita-cita kalau Vivere akan berkembang dan hidup terus. Kerennya, dua cewek imut itu bikin desain dan produksi sendiri bajunya, loh! Bandung memang nggak pernah kekurangan orang-orang kreatif!

Produk-produk Vivere terbuat dari bahan cotton, chiffon, dan light jersey. Nyaman banget pas pakainya, airy sehingga bebas bergerak dan nggak bikin keringatan. Modelnya sendiri sassy classy, berani dan berkelas.

Aurelia

Chiffon Blouse

Deer Outer

Lizzie Stripes

Saya dan Eva punya gaya berpakain yang beda, walaupun begitu, kami ingin kekembaran kami menonjol dalam TwiRies Book Trailer. Termasuk dalam berbusana. Itu juga yang bikin Tata kepusingan. Tata jadi semangat lagi setelah memilih model baju basic dari Vivere. Dengan cekatan, dia mix and match baju sesuai dengan kebutuhan shooting. Dan … taraaaa … inilah hasilnya!


Lenny

Eva dan Evi

Shita

Kalau kamu pikir baju-baju keren ala Vivere itu mahal, kamu salah besar. Harganya terjangkau banget, antara Rp120.000 – Rp200.000 saja. Di mana kamu bisa dapat produk Vivere? Cukup klik www.pinkemma.com tinggal pilih deh model yang kamu mau. Bulan depan sudah bisa kamu peroleh juga di www.berrybenka.com, dan www.buy8wood.comYihaaa!
Previous
Next Post »

11 komentar

Write komentar
Phie
AUTHOR
31 Oktober 2014 07.52 delete

Ahihihiihi, saya cengar-cengir bacanya, Teh. Saya juga jarang-jarang beli baju. Untung masih bisa di-mix-match, jadi ga begitu gaswat :))
Btw, sukses untuk book trailer-nya, ya. :D

Reply
avatar
Idah Ceris
AUTHOR
31 Oktober 2014 09.01 delete

Kak, udah dotcom, ya. Selamat yaaa. . . Hihihi

Masak sih kalian gak fesyenebel? Kalau saya lha beli bajunya setahun sekali. Wkwkww

Reply
avatar
3 November 2014 07.21 delete

kereeeeen iiih, kebayang seru dan hebohnya yang mau shooting hehehe...urusan baju memang gitu deeeh...kadang bikin frustasi, kadang ngg berhenti cari lagi dan lagi...seneng liat koleksi Vivere, cuteee...

Reply
avatar
9 November 2014 02.22 delete

jgn sampai tata hrs ngubek2 baju dr lemari saya, jarang beli baju hihihi...
lucu2 yah baju dr vivere...

Reply
avatar
12 November 2014 17.57 delete

hahaha keren yah itu baju bajunya

Reply
avatar
8 Januari 2015 12.00 delete

Makasih ya Idah ^^

Bener deh suer, kami nggak ngerti fashion hehehe

Reply
avatar
8 Januari 2015 12.00 delete

Iya Mbak, mesti banyak belajar deh kami :D

Reply
avatar
8 Januari 2015 12.01 delete

Wahahaha sama ya kita jarang beli baju :D
Iya lucu-lucu modelnya ^^b

Reply
avatar
8 Januari 2015 12.01 delete

Iya keren-keren bajunya :)

Reply
avatar
baju online
AUTHOR
14 April 2015 20.00 delete

Wah, keren-keren koreksinya sis, gak buka toko online aja nih ?

Reply
avatar