Wednesday, October 28, 2015

Taman Begonia "Glory"


Dewasa ini kebutuhan aktualisasi diri hampir setiap orang meningkat tajam. Penggunaan sosial media dan praktisnya fasilitas handphone yang dilengkapi dengan kamera memudahkan orang-orang untuk berekspresi lewat foto dan video. Kamu mungkin juga salah satunya. Rasanya ingin sekali berfoto di tempat-tempat yang indah dan menarik.

Kita akan bangga sekali kalau memasang display picture di BBM dengan latar belakang taman bunga dan membuat teman kita mengira, kita sedang berada di luar negeri.

Dewasa ini kebutuhan aktualisasi diri hampir setiap orang meningkat tajam. Penggunaan sosial media dan praktisnya fasilitas handphone  y...

Tuesday, October 27, 2015

5 Mainan Rumahan Era 90an

“Kakak Pi, ikut maen game dong,” ucap ponakan saya Athaya, suatu hari ketika ke rumah.

“Duh, Kakak Pi lagi kerja nih. Dua jam lagi deh,” jawab saya sekenanya karena sedang konsentrasi mengerjakan artikel. Palingan nanti dia bosen sendiri buat nunggu.

Athaya kemudian asyik dengan gadget-nya sambil bercerita tentang teman-temannya yang satu klan di Clash of Clans atau COC, game online. Sesekali kami bercakap-cakap tentang tontonan seperti The Walking Dead, Naruto, Dragon Ball, dan beberapa judul yang saya nggak tahu jenis film atau serial apa itu.

“Kak, kalau beli figure Naruto yang murah di mana ya?” tanya Athaya.

“Cari aja sih di internet,” jawab saya.

“Yang tokonya di Bandung aja sih, Kak!” Saya langsung berpikir keras. Duh, mana saya tahu beli figure di mana selain di internet. Semasa kecil, saya nggak kenal istilah figure. Akhirnya, saya tanya beberapa teman yang suka mengoleksi figure dan bisa dibilang Otaku.

“Kakak Pi, ikut maen game dong,” ucap ponakan saya Athaya, suatu hari ketika ke rumah. “Duh, Kakak Pi lagi kerja nih. Dua jam lagi deh...

Monday, October 26, 2015

Blogger Camp 2015, Histeria Hari Blogger Nasional

Eva dan Evi di Blogger Camp 2015


Ada dua masa dimana saya mengenal dunia blog. Masa pertama, ketika saya melihat blog sebagai dunia ekspresi tanpa batas. Masa kedua, ketika saya melihat dunia blog sebagai peluang untuk bertahan hidup (baca: menghasilkan uang).

Kalau harus jujur, masa pertama saya jalani dengan sukacita dan damai. Masa kedua, saya merasa berada di dunia gaduh. Dunia semacam berada dalam kungkungan hutan beton dan kilau cahaya memabukkan. Pada masa kedua, saya mengenal ragam manusia dan kompetisi.

Sejenak, saya berpikir, dunia penuh kilau ini melelahkan. Namun kenapa saya tetap menjalaninya? Jawaban jujur, karena saya membutuhkan apa yang berkilau itu. Rasa lelah, patah semangat, jenuh, sering membayangi. Ah, seandainya ada satu tempat atau wadah dapat menyatukan atau setidaknya mengikis sedikit saja kilau itu, kembali ke dalam dan bukan ke luar.

Sebuah pengumuman tentang event Blogger Camp 2015 seolah menyambut doa saya. Bisa kamu bayangkan, sekumpulan blogger berada di alam, katakanlah kembali ke alam, belajar kebijakan alam untuk tetap harmonis dan liris. Tanpa ragu, saya mendaftar. Dan lagi-lagi, doa saya terkabul, saya bisa hadir di event tersebut.

Berangkatlah saya dan Eva dari Bandung menuju Hotel Harris di Tebet, Jakarta Selatan. Sebenarnya, ada Teh Efi, Teh Nchie, dan Ratri juga dari Bandung. Kami bertemu di hotel. Sungguh diluar dugaan, peserta mencapai 100 orang. Keseratus blogger tersebut diajak untuk tour Hotel Harris yang nyaman. Dan ada kejutan menarik, bahwa sepanjang acara ini diliput oleh Net Media. Wow!

Kolam renang Hotel Harris

Dari Jakarta, kami semua bergerak ke Hulu Cai, Bogor, tempat sesungguhnya gelaran Blogger Camp 2015 yang disponsori Indosat. Sebagai blogger, agak khawatir juga sih di lokasi tidak ada sinyal. Yah, namanya blogger itu makhluk tergantung sama sinyal kan. Eh ternyata, kami semua dimanjakan oleh sinyal wifi dari Indosat Love. Apa itu? Indosat Love adalah Jaringan Indosat Super 4G-LTE memiliki kecepatan download dan upload 3 kali lipat lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Kelebihannya, Internet kecepatan tinggi Download & upload tanpa putus, Nonton berita & streaming video tanpa terputus, Memainkan multiplayer game lebih lancar, dan Koneksi multidevice kecepatan tinggi. So, yeay!

Teman seperjalanan menuju Hulu Cai, Bogor

Sepanjang jalan, kami disuguhi berbagai games berhadiah menarik dari Blue Bird Group, Tauzia Group, dan Sunpride. Sayangnya saya tidak memendangkan satu games pun.

Hulu Cai, Bogor, sesungguhnya berudara panas. Pada pukul delapan malam, suhu udara mulai turun drastis. Tak perlu khawatir, panitia telah menyediakan tenda nyaman, lengkap dengan matras dan sleeping bag. Setiap tenda berisi empat Blogger, saya sekelompok dengan Teh Ina, Sefi, dan Memez. Tiga dara lucu nan semarak. Di pinggir tenda telah tersedia colokan listrik buat mengisi batre handphone maupun power bank.

Keluar dari tenda, mata saya menangkap gundukkan kayu yang disinyalir sebagai bahan bakar api unggun. Ini akan menjadi malam fantastis dimana semua blogger bisa ngobrol, bercerita, berbagi pengalaman, bernyanyi, dan bergandengan tangan.

Api unggun

Setelah makan malam dengan sajian yang menggiurkan. Perut kenyang membuat perasaan lebih tenang. Kami semua dikumpulkan di lapangan mengelilingi unggun dan lelatu yang menjilat-jilat langit. Sebentar kemudian, MC mengajak peserta bercakap-cakap ringan. Setelah itu ada presentasi yang interaktif dari Blue Bird Group, Uteesme, dan Net Media. Ada juga penampilan dari Tito Music yang membawakan beberapa single barunya. Malam itu bertabur hadiah.

Blogger menikmati malam

Paginya, kami sarapan tetap dengan menu yang lezat. Sajian lezat otak juga telah panitia persiapkan di aula. Berbondong-bondong, kami menyimak materi dari Nirwan Dewanto tentang menemukan jati diri dengan menulis, materi dari Iman Brotoseno tentang menulis harus dengan passion dan riset, dan materi dari Maulana tentang sosial media terutama twitter. Materi-materi tersebut menjadi sangat renyah dengan moderator Ndoro Kakung.

Blogger menyimak materi

(ki-ka) NdroKakung, Iman Brotoseno, Maulana, dan Nirwan Dewanto

Materi terakhir disampaikan oleh Muhammad Imron tentang menganalisa data. Ini memang agak rumit.

Muhammad Imron

Secara keseluruhan, Blogger Camp 2015 telah terorganisir dengan baik. Hanya ada satu hal yang saya sedikit sesalkan. Satu momen yang sebenarnya bisa merengkuh dan memeluk jiwa-jiwa para blogger. Momen api unggun yang sepi akan perkenalan. Peserta menyemut dengan kelompok itu-itu saja. Ah, rasanya tidak berlebihan jika saya mengharapkan sebuah momen kami memandang mata satu sama lain sambil berpegang tangan, membakar sekat yang telah tumbuh tanpa kita sadari. Momen sederhana saja. Jangan sampai, Blogger Camp 2015 ini hanya menjadi histeria hari blogger nasional semata. Ada inti yang rindu menjadi sederhana, menyadari bahwa kita manusia yang membutuhkan manusia.

Eva dan Evi di Blogger Camp 2015 Ada dua masa dimana saya mengenal dunia blog. Masa pertama, ketika saya melihat blog sebagai du...

Sunday, October 25, 2015

Serial TV Saved by the Bell

Serial TV Saved by the Bell

Seorang teman penyuka sitkom pernah berkata pada saya kalau sitkom luar negeri punya muatan yang padat kendati berbentuk komedi. Salah satu buktinya adalah serial TV Saved by the Bell. Serial ini mengajak saya tidak hanya untuk tertawa juga berpikir. Pesan-pesan sosial mudah masuk melalui jalur komedi.

Serial TV Saved by the Bell Seorang teman penyuka sitkom pernah berkata pada saya kalau sitkom luar negeri punya muatan yang padat k...

Saturday, October 24, 2015

Serial TV Time Trax

Serial TV Time Trax
Serial TV Time Trax

Seandainya ada lowongan kerja buat petualang waktu, saya pasti nggak pakai mikir buat daftar. Tapi yang buka lowongan pasti langsung nolak juga mempekerjakan saya. Jadi petualang waktu ternyata banyak syaratnya. Lihat saja serial TV Time Trax ini. Ada standar IQ dan bla-bla-bla. Wajar saja sih, risikonya juga berat apalagi kalau harus memburu penjahat yang kabur ke masa lalu.

Serial TV Time Trax Seandainya ada lowongan kerja buat petualang waktu, saya pasti nggak pakai mikir buat daftar. Tapi yang buka low...

Friday, October 23, 2015

Serial TV Star Trek: The Next Generation

Serial TV Star Trek: The Next Generation
Serial TV Star Trek: The Next Generation

Pencinta sci-fi pasti tahu serial TV Star Trek: The Next Generation. Jangan mengharap ada penampilan Kapten James T. Kirk atau Spok, karena ini adalah kisah selanjutnya dari mereka. Cerita seru kok. Sejujurnya, saya duluan mengenal Kapten Jean Luc Picard dari pada Kirk dan Spok he he he.

Star Trek: The Next Generation atau biasa disingkat ST: TNG adalah sebuah serial televisi amerika yang dibuat oleh Gene Roddenberry. Serial ini pertama kali mengudara pada tahun 1987, tepat 21 tahun setelah serial Star Trek original dirilis. Roddenberrry beserta koleganya yang lain, Maurice Hurley, Rick Berman dan Michael Piller terjun sebagai produser eksekutif.

Serial TV Star Trek: The Next Generation Pencinta sci-fi pasti tahu serial TV Star Trek: The Next Generation . Jangan mengharap ada ...

Thursday, October 22, 2015

Kelas Creative Writing di Roadshow Edukatif Blog Vaganza

Kelas Creative Writing di Roadshow Edukatif Blog Vaganza
Roadshow Edukatif: Internte Sehat, Generasi Sehat

Sumpah saya deg-degan banget ketika diminta oleh Blog Vaganza, Komunitas Blogger Detik Bandung, buat mengisi materi ‘Creative Writing’ di acara ‘Roadshow Edukatif: Internet Sehat, Generasi Sehat’. Pasalnya, saya belum pernah ngasih materi buat anak-anak SMP. Jujur saja, saya nggak tahu karakteristik anak SMP itu kayak gimana? Saya memang pernah jadi anak SMP, tapi itu kan jutaan tahun lalu! Yah, bukan Evi namanya kalau nggak mau nerima tantangan (sesekali), akhirnya saya terima tawaran itu.

Ketika menyusun materi kelas ‘Creative Writing’, saya mikir super keras. Materinya baiknya gimana? Materi yang saya susun kebanyakan atau kesedikitan? Menimbang-nimbang porsi materi yang pas kayak gimana. Praktik nulisnya sebelah mana? Bahkan saya sempat mikir, pantaskah saya mengisi kelas ‘Creative Writing’? Seberapa kreatifnya saya dalam menulis? Setelah pergumulan ((pergumulan)) yang panjang dalam diri, akhirnya saya berhasil menyusun materi.

Roadshow Edukatif: Internte Sehat, Generasi Sehat Sumpah saya deg-degan banget ketika diminta oleh Blog Vaganza, Komunitas Blogger D...

Buktikan Seberapa Semangat Soempah Pemoedamu lewat Zavenza Photo Contest!

Zavenza Photo Contest

Hai kamu para pemuda, iya kamu, kamu, dan kamu. Kita semua adalah pemuda Indonesia! Ini bukan masalah umur, tapi persoalan semangat pemuda. Pada tahu dong kalau Sumpah Pemuda adalah tonggak utama sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia yang disahkan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia alias Jakarta.

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Zavenza Photo Contest Hai kamu para pemuda, iya kamu, kamu, dan kamu. Kita semua adalah pemuda Indonesia! Ini bukan masalah umur, ta...

Wednesday, October 21, 2015

Prosesi Siraman Dalam Adat Sunda

Prosesi Siraman Dalam Adat Sunda
Kembang untuk siraman

Pernikahan merupakan peristiwa sakral. Pernikahan dipandang bukan hanya peristiwa penyatuan dua insan, namun juga sebuah peristiwa budaya. Tidak heran jika setiap daerah, memiliki prosesi adat sendiri-sendiri. Dalam adat sunda, ada ritual panjang sebelum pernikahan, yaitu neundeun omong, narosan, seserahan, ngaras, siraman, ngeuyeuk seureuh, sawer panganten, mapag panganten, dan lengser.

Membaca daftar panjang upacara adat pernikahan sunda ini memang sering bikin calon pengantin ciut, entah karena prosesi yang melelahkan dan rumit, entah karena biaya yang dibutuhkan cukup lumayan. Buat kamu calon pengantin sebelum memutuskan akan melaksanakan pernikahan menggunakan upacara adat sunda atau tidak, alangkah baik mempelajari bagaimana dan seperti apa upacara adat sunda tersebut. Sekilas terlihat rumit, namun prosesi upacara pernikahan adat sunda ini memiliki kedalaman filosofis, menyambung silaturahmi, dan memberi perbekalan bagi calon pengantin selain tetap melestarikan kebudayaan bangsa. Kebiijaksanaan turun temurun yang agung dan khidmat.

Kembang untuk siraman Pernikahan merupakan peristiwa sakral. Pernikahan dipandang bukan hanya peristiwa penyatuan dua insan, namun j...

Tuesday, October 20, 2015

Telenovela Tahun 90an – 2000an

Telenovela Tahun 90an – 2000an
Telenovela Tahun 90an – 2000an

Tahun 90an – 2000an telenovela pernah ngehits banget di Indonesia. Serial TV yang berasal dari Amerika Latin ini hampir pasti menghiasi wajah pertelevisian kita. Telenovela pertama yang ngehits adalah Little Missy yang tayang di TVRI, bercerita tentang perbudakan. Telenovela ini diambil dari buku yang berjudul Sinha Moca karya Maria D. Pacheco Fernandes, kisah cinta dan kebebasan. Setelah itu menyusul telenovela kesukaan saya Direitode Amar (The Right to Love) tayang di TVRI. Barulah telenovela lain menyusul tayang di setiap TV swasta.

Telenovela Tahun 90an – 2000an Tahun 90an – 2000an telenovela pernah ngehits banget di Indonesia. Serial TV yang berasal dari Amerik...

Monday, October 12, 2015

Perempuan dan Pemanfaatan Internet

Perempuan dan Pemanfaatan Internet
Suasana FGD tentang “Pemanfaatan Internet untuk Kegiatan Produktif”

Jika saya harus melambangkan Mama, maka saya akan memilih ‘rumah’. Rumah adalah simbol seorang ibu. Jika saya mesti mengingat masa kecil, maka wajah mama adalah yang pertama muncul. Rambut beliau yang ikal itu kerap menyiapkan segala tetek bengek keperluan saya. Mulai dari makan, pakaian, keperluan sekolah, hingga hal-hal kecil lainnya.

Mama saya berjualan es. Setiap hari beliau bangun subuh dan tidur malam sekali untuk mengurusi suami, anak-anak, dan bisnisnya. Betapa banyak dan rumitnya tugas seorang Mama. Mama adalah sosok luar biasa. Jika saya mesti bercermin, saya menemukan wajah saya mirip mama, perangai yang tak jauh berbeda, dan kecintaan pada dunia bisnis. Namun ada hal yang membedakan kami, ada satu senjata luar biasa yang saya miliki dan yang tidak dimiliki mama. Internet.

Suasana FGD tentang  “Pemanfaatan Internet untuk Kegiatan Produktif” Jika saya harus melambangkan Mama, maka saya akan memilih ‘ruma...