Telenovela Direito de Amar (The Right to Love)

Telenovela Direito de Amar (The Right to Love)
Telenovela Direito de Amar (The Right to Love)

Jauh sebelum telenovela latin menjadi primadona di Indonesia, di TVRI sering menanyangkan telenovela Brazil. Katakanlah Little Missy yang menceritakan perbudakan. Saya nggak begitu suka sih telenovela Little Missy karena mengusung tema berat dengan balutan kisah cinta. Setelah Little Missy datanglah telenovela Brazil Direito de Amar yang kisah cintanya lebih kental. Sebenarnya jika ditilik konsep cintanya mirip Romeo dan Juliet, kasih tak sampai yang dipisahkan oleh kepentingan keluarga.


Direito de Amar adalah sebuah telenovela Brazil yang di produksi dan disiarkan oleh Rede Globo pada tahun 1987. Direito de Amar ini sendiri diartikan sebagai The Right To Love dalam bahasa Inggris.


Storyline 
Telenovela ini bertempat di Rio de Janeiro, pada permulaan abad ke 20. Dimana seorang industrialis bernama Agusto Medeiros dipaksa untuk menikahi anak perempuanya Rosalia oleh seorang banker yang ditakuti, Francis of Montserrat, dikarenakan permasalahan hutang.

Namun Rosalia sudah terlebih dulu jatuh cinta kepada pria lain. Adriano namanya, seseorang yang baru saja menyelesaikan studi dokotoral nya yang dia temui pada acara pesta topeng dalam rangka perayaan tahun baru 1900. Yang mana Rosalia sendiri tidak mengetahui bahwa Adriano adalah putra dari M. de Montserrat.

Sementara itu, Montserrat tetap menjaga dan merawat seorang perempuan bernama Joan, yang di diagnose mengalami kelainan jiwa dan dikurung di dalam sebuah rumah besar. Hal ini dikarenakan Joan mengetahui terlalu banyak tentang rahasia masa lalu Monserrat. Pada akhirnya terkuaklah kenyataan kalau Joan sebenernya adalah istri dari Montserrat yang berpura–pura menjanda. Namun sang banker masih belum berhadapan dengan rivalnya, seorang dokter bernama Dr. Jorge Ramos yang akan memainkan Jane di masa lalu. Dan dokter cukup memiliki pengaruh besar terhadap Adriano, termasuk pada pilihan–pilihan yang diambil oleh Adriano.

Kisah Direito de Amar sebenarnya lebih pelik dan melibatkan banyak tokoh dengan kisah-kisahnya. Ciri khas telenovela sekali. Kalau saya ingat-ingat lagi malah ada yang menyoal soal agama.

Salah satu hal yang menarik dalam telenovela Direito de Amar ini karena mengambil setting tahun 1900 dimana mode baju perempuan masih panjang berumai-umbai dan para cowoknya menggunakan kemeja putih pria dalam kesehariannya.

Direito de Amar (The Right to Love)
Genre: Drama
Durasi: 30 menit
Tanggal Release: 16 Februari 1987
Pemain: Glória Pires, Lauro Corona, Ednei Giovenazzi

Sumber: Wikipedia dan IMDb
Evi Sri Rezeki
Evi Sri Rezeki

Selamat datang di dunia Evi Sri Rezeki, kembarannya Eva Sri Rahayu *\^^/* Dunia saya enggak jauh-jauh dari berimajinasi. Impian saya mewujudkan imajinasi itu menjadi sebuah karya. Kalau bisa menginspirasi seseorang dan lebih jauhnya mengubah peradaban ^_^

14 comments:

  1. Telenovela lama ya, Teh. Aku kalo inget telenovela inget marimar, hehe *generasi jadul* :D

    ReplyDelete
  2. Kyaaa... ini telenovela pertama yang kita tonton ya Epi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Little Missy kan kita nonton juga Pa :D

      Delete
  3. Aku udah ga pernah nonton telenovela. Pdhl seru juga kl ngikutin crritanya. Kalau nonton dulu suka lupa segalanya...hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Mbak, sekarang aku juga nggak nonton telenovela hehe

      Delete
  4. Jadi inget udah lama banget gak nonton telenovela, masih ada nggak sih di teve kita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada Mbak, tapi saya juga nggak ngikutin sih hehe

      Delete
  5. Aku kok gak ingat ya? Hehehe
    Aku cek imdb dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe udah lama banget, Mbak. Wajar kalau lupa :D

      Delete
  6. 1 lagi telenovela Brazil ttg cewe tomboi yg mau balas dendam untuk keluarga nya, biasa naek motor gede. Ternyata dia malah ketemu dng adik perempuannya dan cewe tomboi tsb naksir anak dr pembunuh keluarga nya.
    Judulnya apa taaa

    ReplyDelete
  7. Cerita akhirnya gimana sih mba apa gimana nasib rosalia sama andriano terus joan paula ko gak di bahas jadi penasaran 😂

    ReplyDelete