Cerita Tentang TB Usus: Asupan Gizi

Biar nyambung baca dulu Cerita Tentang TB Usus Bagian Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, dan Kelima *\^^/*

Asupan Gizi untuk Penderita TBC Usus
Asupan Gizi untuk Penderita TB Usus

Empat minggu sudah saya menjalani pengobatan TB usus. Rupanya makan obat saja enggak cukup buat proses penyembuhan, terbukti dengan check up kedua, berat badan saya turun 2 Kg.

“Pasien TB sering ditemukan mengalami turun berat badan karena penurunan imun seseorang (immuno-suppresive),” jelas Dokter Silvia.

Penderita TB kebanyakan adalah kelompok usia produkif yaitu usia 15-55 tahun sehingga berakibat pada produktivitas. Kerasa banget sih sama saya, aktivitas terganggu, pekerjaan juga banyak terbengkalai. Sayang banget padahal lagi usia emas buat berkreativitas.

Penyakit TB menyerang pada orang-orang yang status gizi buruk. Mengutip salah satu penelitian yang saya baca, “Untuk itu diperlukan dukungan nutrisi yang kuat sehingga akan mempercepat perbaikan status gizi dan meningkatkan sistem imun yang dapat mempercepat proses penyembuhan disamping pemberian obat yang teratur sesuai metode pengobatan TB.”

Seperti yang saya sebutkan cerita TB usus bagian kelima, salah satu efek samping obat TB usus adalah penurunan nafsu makan, sementara tubuh harus meningkatkan metabolismenya, itulah yang menyebabkan penurunan berat badan. Porsi makan pengidap TB harus lebih banyak dari biasanya, diusahakan makan lebih sering dengan porsi kecil.

Kabar baiknya, tak ada pantangan makanan bagi penderita TB usus, kecuali bila disertai batuk sesak napas sebaiknya kurangi makanan yang menimbulkan gas seperti durian, nangka, pisang, dan lain-lain.

Asupan Gizi untuk Penderita TB Usus

Asupan gizi untuk penderita TB usus sebaiknya lengkap seperti makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral, zinc, dan lemak.

Karbohidrat. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, singong, talas, jagung, dan kentang.

Protein. Protein berperan dalam pengobatan TB untuk memenuhi kebutuhan gizi dan meningkatkan regenerasi jaringan rusak sehingga mempercepat sterilisasi dari kuman TB.

Protein dibagi dua menjadi protein hewani dan nabati. Protein hewani yang didapat dari daging sapi, ayam, ikan, telur, susu dan hasil olahannya seperti keju dan yogurt. Protein nabati didapat dari kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tahu dan tempe, alpukat juga banyak mengandung protein nabati.

Serat, vitamin, mineral, dan zinc. Keempat unsur tersebut banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Makanlah jenis-jenis sayuran seperti brokoli, wortel, buncis, bayam, labu siam, dan sebagainya. Untuk buah-buahan bisa memilih mengonsumsi pepaya, semangka, melon, dan pisang. Buah-buahan bisa dijus atau dimakan langsung.

Lemak. Sumber lemak bisa didapat dari minyak kelapa, minyak kacang, santan kelapa, keju, dan susu.

Untuk minuman sangat disarankan meminum susu dan madu secara teratur. Sebaiknya mengurangi minum es jenis apapun, kopi atau minuman soda, serta minuman beralkohol atau minuman suplemen.

Cara Mengolah Makanan
Jangan memasak bahan makanan dengan banyak minyak kelapa atau santan kental. Gunakan santan cair saja. Sebaiknya bahan makanan direbus, ditumis atau dikukus. Gunakan Bumbu yang enggak tajam seperti bawang merah, bawang putih, laos, gula, dan kecap. Hindari bumbu tajam seperti cabe dan lada.

Saya sedang berusaha disiplin memenuhi kebutuhan gizi. Buat kamu yang juga sedang berjuang melawan penyakit TB usus, mari bergenggaman tangan dan saling mengingatkan. Cerita tentang TB Usus ini akan dilanjutkan kalau saya mendapat informasi dan pengalaman baru. Semoga rangkaian tulisan tentang TB usus bermanfaat buat kalian ^_^

Referensi:
http://edisicetak.joglosemar.co/berita/penuhi-gizi-penderita-tbc-71496.html
http://bit.ly/1K1DTz5
Gambar diambil dari vimela.com
Previous
Next Post »

16 komentar

Write komentar
Beby Rischka
AUTHOR
22 April 2015 03.27 delete

Semoga cepet sembuh ya, Mbaaak :'D

Reply
avatar
Resti
AUTHOR
13 Januari 2016 07.29 delete

Halo mba Evi. Perkenalkan aku resti. Kita senasib mba. Aku sdh di diagnosis dr awal kena tbc usus. Cuma masih hrs nunggu hasil efek samping obatnya minggu depan sekalian cek lagi. Ini hari pertamaku minum obat si merah. Gejalanya bener2 sama persis.

Semoga cepet sembuh ya mba Evi. Ditunggu share nya lagi :)

Reply
avatar
Vhandry
AUTHOR
28 Februari 2016 05.39 delete

Saya sudah selesai pengobatan berjalan untuk penyakit tbc usus... Tapi rasa sakitnya tidak hilang ..masih terasa setiap hari , sampe akhirnya saya putuskan untk konsultasi ke dokter lain.. Dan hasilnya dokter tsbt bilang , bahwa penyakit tbc usus ini rasa sakitnya tidak akan pernah hilang bisa sampe seumur hidup terasa... Jalan satu satunya yaitu harus Operasi utk pengangkatan lemak atau lendir di dalam perut baru rasa sakitnya akan hilang ... ,, sedikit share saja

Reply
avatar
fandy Edogawa
AUTHOR
2 Maret 2016 05.57 delete

Mba.. saya juga penderita tb usus, dan saya sudah berobat selama 4 bulan tapi sekarang kambuh lagi, sakit yg luar biasa,mual dan muntah.. dulu mba berobat dimana yaa??

Reply
avatar
fandy Edogawa
AUTHOR
2 Maret 2016 05.58 delete

Mba.. saya juga penderita tb usus, dan saya sudah berobat selama 4 bulan tapi sekarang kambuh lagi, sakit yg luar biasa,mual dan muntah.. dulu mba berobat dimana yaa??

Reply
avatar
fandy Edogawa
AUTHOR
2 Maret 2016 05.58 delete

Mba.. saya juga penderita tb usus, dan saya sudah berobat selama 4 bulan tapi sekarang kambuh lagi, sakit yg luar biasa,mual dan muntah.. dulu mba berobat dimana yaa??

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
2 Agustus 2016 19.28 delete

Makasih mbak. Detail banget penjelasannya. Bapak saya kemungkinan besar juga terkena tbc usus. Dari hasil ct scan yang di bacakan dokter dokter muda ada benjolan atau tumor yang berasal dari tbc.

Reply
avatar
Anonim
AUTHOR
28 September 2016 16.29 delete

Mb evi.
Nama obat yg diminum apa aja klo boleh tahu?
Yg bnyk obat jd satu itu?
Setahu saya INH ethambutol rimpaficin dkk diminum satu2 jadi sekali minum bisa 4-5 obat mba

Skrg mb sudah sembuh kah?
Semoga cpt sembuh ya

Saya kena tbc usu, tbc paru, tbc kelenjar
Borongan mbaaa
Tapi bingun mau berobat dgn semua efek samping dan obat yg bnyk takut ginjel liver kena :(

Reply
avatar
Ermawati Pku
AUTHOR
28 Oktober 2016 04.16 delete

Sama persis seperti yg dialami orang tua saya mbk, sudah sebulan lebih orang tua saya meminum obat merah itu, tapi waktu saya bawa ke rs rujukan klinik,, orang rs nya bilng klo obt merah itu tidak di tanggung bpjs, obat yg di tanggung cuma obat maag. Apa emang begtu??

Reply
avatar
Yhou_Megumi
AUTHOR
11 November 2016 00.50 delete

Sekarang sudah sembuh blm kak?

Reply
avatar
23 Februari 2017 15.36 delete

Ada kontak yg bs di share istri sy sdh 7 bln minum obat tb kelenjar dan posisi di perut

Reply
avatar
Bento beni
AUTHOR
30 April 2017 22.50 delete

Saya juga masi kambuhan padahal uda 4 bulan makan obat

Reply
avatar
Bento beni
AUTHOR
30 April 2017 22.52 delete

Apakah seumur hidup efeknya..solusinya gimana dong...dokter juga tak anjurkan operasi...

Reply
avatar
Bento beni
AUTHOR
30 April 2017 22.57 delete

Sudah bagaimana perkembangannya...setelah makan obat saya masi terasa panas dan bengkak dikanan terasa nyeri tiap hari padahal sudah 4 bulan

Reply
avatar
Bento beni
AUTHOR
1 Mei 2017 20.50 delete

Mari berbagi pengalaman dengan tb usus agar menjado penyemangat bwat yang laen

Reply
avatar