Jejak-jejak

Jejak-jejak
: Chazky Hara


jejak-jejak bersama Chazky Hara
Sumber dari FB Chazky Hara


Ichaaaaa …!
Eviiiiiiii …!
*Lompat-lompat-peluk-peluk-kecup-kecup*

Pasti begitu kejadiannya kalau kita ketemu. Lalu kita akan heboh bertanya kabar masing-masing. Tak peduli ruang dan waktu, kita seperti kembali ke masa remaja dulu. Masa yang polos dan tanpa tendensi.

Icha, Vie kangen. Kapan kita terakhir ngobrol? Ah ya, waktu di nikahan teman suamimu tempo hari. Sudah lama sekali. Icha masih suka ketemu teman-teman SMA? Rima, Shinta, Rani, dan lainnya? Vie juga kangen mereka.

Bicara soal pertemanan, Vie jadi ingat salah satu episode serial HOW I MET YOUR MOTHER season 9. Tepatnya episode ke-21 berjudul Gary Blauman. Ceritanya begini, Gary Blauman adalah teman Robin—salah satu tokoh utama serial tersebut—yang datang tiba-tiba pada hari pernikahan Robin dan Barney. Robin panik karena dia tidak menerima konfirmasi kehadiran Gary dan belum menyiapkan tempat duduk untuknya. Budaya mereka memang beda dengan kita ya, Chaz. Kalau kita sih siapa saja yang datang tinggal salaman dan makan. Pernikahan di barat benar-benar privat dan harus ada konfirmasi.

Karena panik itulah, Robin meminta salah satu sahabatnya, Marshal untuk mengurusi Gary. Kabar itu tercium oleh Lily, Ted, Barney, Zabka, dan James—kakaknya Barney. Mereka mengadakan sidang kecil-kecilan untuk memutuskan apakah Gary diperkenankan atau tidak menghadiri acara pernikahan tersebut. Ted, Barney, dan James ternyata punya masalah dengan Gary, terutama James yang dulu sempat berselingkuh dengan Gary.

Mereka berdebat hebat sampai akhirnya Marshal memutuskan kalau Gary Blauman boleh menghadiri pernikahan dengan alasan sederhana.

“Ketika pengantin wanita meminta sesuatu, ia akan mendapatkannya.”

Sayangnya, Barney bertindak lebih cepat, dia mengusir Gary. Berbondong-bondong mereka mengejar Gary ke parkiran. Permintaan maaf mereka tidak diterima Gary, bahkan dia bilang, “Kalian, tidak akan pernah melihatku lagi!”

Untuk menghibur diri, Barney berkata, “Blauman akan tenang nanti.”

“Tentu. Kita akan melihatnya lagi,” tambah Ted.

“Entahlah. Maksudku, mungkin kita tidak akan pernah melihatnya lagi. Karena aku ingat di pernikahan kami (Marshal dan Lily) …. Aku melihat ke sekeliling dan berpikir, ‘Setiap orang yang ada di sini sangat berarti bagiku. Orang-orang tersebut … kau tahu, aku tidak pernah melihatnya lagi,” ujar Marshal.

“Dan seperti itulah, teman, tetangga, teman minum, partner in crimes yang sangat kaucintai ketika kau masih muda, seiring waktu berjalan, kau akan kehilangan kabar mereka,” tutup Ted selaku narator cerita.

Ya Chaz, apa memang sudah hukum alam, ketika kita dewasa kemudian menikah, lingkaran dalam hidup kita akan mengecil. Orang-orang datang dan pergi, sebagian dari mereka meninggalkan jejak di hati, sebagian lagi berlalu seperti angin. Chaz, semoga masa-masa yang kita lalui menjadi jejak-jejak yang menyenangkan, yang pantas dikenang.

Chaz, Vie harap kita akan selalu berkomunikasi. Sekadar berbagi kabar walaupun sulit bertatap muka. Baik-baik ya sama Amri. Semoga kalian segera dianugerahi malaikat kecil menggemaskan.

Peluk Cium
Evi, sahabatmu
Evi Sri Rezeki
Evi Sri Rezeki

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

4 comments:

  1. aa......
    nangissss~
    thanks vie... mari berlanjut ke WA~

    xoxo!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Ichaz, makasih ya buat semuanya *peluk*

      Delete
  2. Kmarin teman main wkt kecil jg nikah, terharuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Jiah, semoga tetap berkomunikasi ya :)

      Delete