Main Game, Yuk!


Farm Frenzy 2 - Credit

Halo Va,
Kabarku baik--sepertinya, entahlah, aku enggak yakin--dan bagaimana kabarmu? Oke, oke, mari kita hentikan percakapan basa-basi, seperti katamu dalam surat "Kenapa Harus Apa Kabar?".

Normalnya, surat menyurat biasanya dilakukan dengan orang yang domisilinya jauh, jarang beratatap muka, dan sempat kehilangan kontak. Sementara kita masih sangat intens ya bertukar kabar. Lebih dari itu, kita berbagi cerita dan berbagi impian. Jadi memang rasanya aneh kalau ada pertanyaan, apa kabar?


Jadi begini kabarku (loh), aku sedang keranjingan main game. Ya, ya. ya. Kamu juga pasti tahu, bukannya kemarin kamu juga minta gamenya? Kenapa sih aku main game? Pertama, karena aku lagi jenuh. Nonton, jenuh. Baca buku, jenuh. Nulis, jenuh. Kerja, jenuh. Makan, jenuh. Alasan terakhir, karena aku jenuh ngapa-ngapain. Yah, intinya jenuh aja, sih. Aih maunya apa sih si Evi?

Berhari-hari, aku mikir. Gimana ya cara mengatasi kejenuhan berkepanjangan ini? Berselancarlah aku ke dunia maya. Jalan ke sana, jalan ke sini. Akhirnya mataku tertuju pada gambar sapi. Itulah icon Farm Frenzy, sebuah game beternak. Yeay! Senangnya menemukan dunia lama. Dari kecil main game adalah menu wajib sehari-hari.

Enggak tanggung-tanggung, langsung aja aku download sebelas game. Oke, aku ulangi lagi, SEBELAS GAME! *Efek dramatis*

Satu persatu aku coba gamenya, mulai dari puzzle-puzzle-an, mencari barang, sampai petualangan zombie. Yeah! Zombie!

Beres menamatkan lima game, baru deh, aku coba game Farm Freenzy. Wow, ternyata, wow, bikin ketagihan. Selesai melahap Farm Freenzy, dilanjut memainkan Farm Freenzy 2 dan 3.

Ini bagian serius suratnya, main game itu enggak selalu berefek buruk loh, Va. Kabar baiknya, main game bisa menghilangkan kejenuhan, menghibur, melatih konsentrasi, menambah imajinasi, menambah kosakata bahasa asing (secara aku males banget baca kamus bahasa asing), memantik kreativitas, dan melatih strategi. Wih, banyak banget ya, efek positif main game.

Kabar buruknya, main game bikin ketagihan, lupa waktu, dan mata jadi belo. Memang kita mesti pintar memenejemen waktu. Kapan kita boleh main game, kapan kita harus berhenti.

Udah dulu suratnya ya, Va. Beruangnya makin ganas makanin ayam aku, harus lebih konsentrasi nih. By the way, kamu udah level berapa Farm Frenzy-nya? Ah, pasti banyakan aku deh koleksi piala emasnya ;p

Salam hangat,
Sipecandu game.
Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
ika fitriana
AUTHOR
2 Februari 2014 21.09 delete

aaaakkk.. farm frenzy!
aku sebal dengan beruang ngamuk itu..

Reply
avatar
Aprie Janti
AUTHOR
3 Februari 2014 19.02 delete

Aku cuma seneng Fruit Ninja ._.

Reply
avatar
4 Februari 2014 19.48 delete

Iya aku juga sebel sama beruangnya :|

Reply
avatar
4 Februari 2014 19.49 delete

Aku juga main Fruit Ninja, tapi kalah mulu :(

Reply
avatar