Neverland

Love Letters
Neverland


29 Januari 2012

Selamat sore Neverland. 

Kali ini, aku membawa kabar kurang sedap untukmu. Aku telah gugur dari pohon teater, tidak lagi bisa berada di atas panggung. Janji masa mudaku tak bisa terpunahkan. Kamu akan menjadi dongeng buatku. Sorak soray penonton itu takkan pernah jadi milikku. Terima kasih atas mimpi-mimpi menjadi peri, kau telah meminjamkan sayap. Masa-masa yang akan kurindukan dan hanya akan dirindukan. 


Suatu hari kelak, aku akan bercerita pada anak cucu tentang masa indah memegang naskah, berlatih, dan pada akhirnya memasuki duniamu. Di antara mereka mungkin akan ada yang mengikuti jejakku, mungkin juga tidak. Neverland, kehidupan panggung, impian masa mudaku telah menemukan Neverland-nya yang lain.
Evi Sri Rezeki
Evi Sri Rezeki

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

2 comments: